Liga Pekerja Indonesia Akan Digelar Antarprovinsi

Syaikhul Hadi    •    Senin, 18 Dec 2017 11:53 WIB
Liga Pekerja Indonesia Akan Digelar Antarprovinsi
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesi, Hanif Dhakiri, (kanan) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kedua dari kiri) dan inisiator Liga Pekerja Indonesia Muhaimin Iskandar (kedua dari kanan). Foto: Medcom.id

Sidoarjo: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Hanif Dhakiri berencana menggelar Liga Pekerja Indonesia (LPI) antarprovinsi se-Indonesia. Liga antara pekerja dan buruh di Indonesia ini diharapkan dapat memunculkan kembali kisah sepakbola yang telah lalu.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Hanif Dhakiri mengungkapkan penyelenggaraan LPI pada sejatinya kelanjutan Liga Sepakbola Karyawan (Galakarya) yang populer tahun 1970-an. Melalui Galakarya, saat itu banyak melahirkan talenta sepakbola sebagai kekuatan timnas sepakbola Indonesia.

Sepakbola antar-pekerja kembali diprakarsai oleh Kemnaker yang bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Asosiasi Pengusaha (APINDO) pada tahun 2017.

"LPI ini di inisiasi oleh Muhaimin Iskandar yang merupakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009-2014. Sebenarnya sudah lama, tapi berhubung waktunya enggak cukup, akhirnya bisa terealisasi tahun ini," ujarnya.

Selain di Jawa Timur, LPI akan digelar di tiap provinsi, diikuti maksimal 16 (enam belas) tim. Selanjutnya tim juara akan berlaga di 8 (delapan) zona regional. Tim juara dari zona regional akan bertanding di babak 8 (delapan) besar nasional, yang selanjutnya ke babak semi-final dan babak final di Jakarta.

"Final akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada tanggal 1 Mei 2018 mendatang," katanya.

Selain mendapatkan piala bergilir Presiden, Juara I, II, III dan IV juga berhak mengantongi uang Pembinaan dari kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. Di samping itu, akan diberikan penghargaan kepada pemain dengan kategori pencetak gol terbanyak (Top Scorer), pemain terbaik (Best Player), dan penjaga gawang terbaik (Best Goalkeeper).

Sementara, inisiator LPI, Muhaimin Iskandar mengatakan kegiatan secara nasional ini mampu menciptakan dan menggairahkan olahraga dalam merekatkan hubungan industrial.

"Selain itu, untuk membangun sportifitas, kebersamaan, dan  kekeluargaan untuk menjadikan kompetisi yang sehat," jelas Muhaimin.
(SUR)