Loyalis Siap Menangkan Khofifah di Madura

Lis Pratiwi    •    Minggu, 29 Oct 2017 14:10 WIB
pilgub jatim 2018
Loyalis Siap Menangkan Khofifah di Madura
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa --MTVN/Rofahan--

Metrotvnews.com, Pamekasan: Ratusan orang yang mengatasnamakan Loyalis Khofifah Madura mendeklarasikan dukungannya. Mereka bakal memenangkan Menteri Sosial itu dalam Pilgub Jawa Timur 2018. 

"Ibu Khofifah adalah pilihan yang tepat bagi rakyat Madura untuk menjadi Gubernur Jatim. Orangnya cerdas, pekerja keras dan agamis," kata salah seorang inisiator Loyalis Khofifah Madura, Miftah dalam keterangan pers, Minggu 29 Oktober 2017. 

Para loyalis itu mengklaim, sudah keliling Madura dan mendengar langsung aspirasi warga Madura. Mereka semuanya menganggap Khofifah terbukti sukses memimpin Muslimat NU dan Kementerian Sosial khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan. 

“Kami meyakini rakyat Jatim dan khususnya Madura mendambakan kesejahteraan yang merata, sehingga kami siap berjuang untuk Ibu Khofifah menjadi Gubernur Jatim,” tandas dia. 

Deklarasi dilakukan di lapangan alun-alun Arek Lancor, Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Minggu 29 Okotber 2017. Beragam acara dilakukan termasuk orasi. 

Acara ditutup dengan longmarch mengelilingi lapangan alun-alun Arek Lancor. Mereka juga membagikan gratis 1.000 cup kopi berkarikatur wajah Khofifah dan bertuliskan Loyalis Khofifah.

Miftah menambahkan, aksi nyata dukungan Loyalis Khofifah Madura akan dilanjutkan dengan membentuk kedai kopi yang diberi nama Kedai Kopipah. Nantinya kedai itu akan difungsikan sebagai posko pemenangan di 4 kabupaten se-Madura. 

Loyalis Khofifah Madura juga akan segera turun ke bawah untuk sosialisasi memenangkan Khofifah. 
"Pascadeklarasi hari ini, seluruh Loyalis Khofifah dari 4 kabupaten se Madura siap membentuk Kedai Kopipah yang dijadikan juga sebagai posko pemenangan. Selanjutnya mengerahkan seluruh relawannya untuk door to door ke rumah-rumah warga untuk mensosialisasikan pencalonan Ibu Khofifah di Pilgub Jatim," pungkas Miftah.
 


(REN)