Tol Suramadu Terapkan Transaksi Nontunai

Amaluddin    •    Selasa, 31 Oct 2017 16:33 WIB
tarif toltol
Tol Suramadu Terapkan Transaksi Nontunai
pengguna jalan Tol Suramadu membayar menggunakan kartu elektronik. MTVN/Amal

Metrotvnews.com, Surabaya: Pembayaran jalan ruas tol Surabaya-Madura (Suramadu) mulai diberlakukan transaksi non tunai. Pemberlakuan oleh PT Jasa Marga dimulai hari ini, Selasa, 31 Oktober 2017.

GM PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, Teddy Rosady, mengatakan pembayaran menggunakan kartu elektronik itu diberlakukan bagi pengendara yang melintas dari Surabaya menuju Madura dan sebaliknya. Ini merupakan penerapan paling buncit dari gerbang tol lainnya di Jawa Timur.

"Gerbang Suramadu adalah yang terakhir di antara semua gerbang tol di Jatim yang memberlakukan transaksi non tunai," kata Teddy, ditemui Metrotvnews.com, di Tol Suramadu, Selasa, 31 Oktober 2017.

Terkait pemberlakuan non tunai ini, Teddy mengaku sudah mensosialisasikan sejak awal Oktober di seluruh tol di Jatim. Pemberlakukannya dilakukan secara bertahap. "Tahap pertama pada 1 Oktober 2017, penggunaan kartu diwajibkan di Pintu Tol Satelit, Gunung Sari 1 dan 2, Kejapanan, dan Gempol," katanya.

Kemudian tahap kedua, lanjutnya, dilaksanakan pada 10 Oktober 2017 di Pintu Tol Dupak dan Banyu Urip 1 hingga 5. Tahap ketiga dilakukan 17 Oktober 2017 di Pintu Tol Waru. Berikutnya tahap keempat dilaksanakan di Pintu Tol SIdoarjo 1 dan 2 per 24 Oktober 2017. "Nah, tol Suramadu ini merupakan yang terakhir," ujarnya.

Pintu Tol Suramadu terdapat 6 gerbang dengan masing-masing 3 gerbang di sisi Madura dan Surabaya. Setiap hari, Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) mencapai 20 ribu kendaraan roda empat. 

"Sekitar 70 persen kendaraan yang melintas merupakan kendaraan golongan I alias berukuran kecil seperti sedan, jip, pikap/truk kecil, dan bus," ujarnya.

Teddy menambahkan, transaksi nontunai di tol-tol Jatim terbilang menggembirakan. Rata-rata 95 persen kendaraan telah melakukan transaksi menggunakan kartu. "Misal di tol Surabaya-Gempol sudah 95 persen. Bahkan di Surabaya seperti Gunung Sari, Banyu Urip, dan Satelit sudah 100 persen," katanya.



(ALB)