Dispendukcapil Jombang Akui Terkendala Rekam e-KTP

Nurul Hidayat    •    Senin, 19 Sep 2016 10:20 WIB
e-ktp
Dispendukcapil Jombang Akui Terkendala Rekam e-KTP
Warga merekam data e-KTP di Dispendukcapil Jombang, Jatim. (Metrotvnews.com/Nurul Hidayat)

Metrotvnews.com, Jombang: Beberapa hari terakhir, antrean perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Jombang, Jawa Timur, membeludak. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat mengaku punya kendala sarana dan prasarana.

"Peralatan cetak e-KTP kurang, kita hanya punya tujuh alat dan dua di antaranya sedang rusak. Idealnya kita membutuhkan 11 alat cetak sehingga proses cetak lebih optimal," ujar Kepala Dispendukcapil Jombang, Hadi Purnama saat ditemui Metrotvnews.com di kantornya, Senin (19/9/2016).

Baca: Susahnya Mengurus KTP

Kendala lain, belum meratanya jaringan internet di masing-masing kecamatan atau desa tempat program jemput bola perekaman dan pencetakan e-KTP.

"Jika jaringan normal, dari perekaman hingga pencetakan, tidak sampai 10 menit, e-KTP sudah bisa dipegang oleh pemohon," imbuhnya.

Hadi juga menyebutkan keterbatasan pegawai sebagai salah satu kendala. Saat ini, pihaknya hanya memiliki 60 staf dan karyawan. Untuk itu ditahun 2017 pihaknya akan mengajukan permohonan penambahan pegawai kepada Pemerintah Kabupaten Jombang.

"Semoga saja disetujui oleh bupati, agar proses perekaman dan pencetakan e-KTP berjalan maksimal," pungkasnya.

Baca: Lakukan ini jika Temui Kendala Pembuatan E-KTP

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan kelonggaran batas waktu perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hingga pertengahan 2017. Hal ini dikarekanakan masih banyak warga yang belum merekam e-KTP.

Di Kabupaten Jombang, jumlah warga yang wajib mengantongi e-KTP sebanyak 1,8 juta orang. Hingga berita ini disusun, jumlah warga yang belum membuat e-KTP yaitu 21.233 jiwa.


(SAN)