Banjir Rendam 7 Kecamatan di Pasuruan

Abdus Syukur, Amaluddin    •    Selasa, 11 Oct 2016 17:57 WIB
banjir
Banjir Rendam 7 Kecamatan di Pasuruan
Petugas mengoperasikan pompa untuk menyedot air yang menggenangi permukiman warga di Pasuruan, Jatim, Selasa (11/10/2016). (Media Indonesia/Abdus Syukur)

Metrotvnews.com, Pasuruan: Sejumlah sungai di wilayah Pasuruan, Jawa Timur meluap. Akibatnya, belasan ribu rumah di puluhan desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten dan Kota Pasuruan, terendam, Selasa, 11 Oktober.

Banjir menggenangi tujuh kecamatan, lima di antaranya di Kabupaten Pasuruan, yakni Kecamatan Kraton, Rejoso, Pohjentrek, Bangil dan Winongan. Sedangkan dua kecamatan di Kota Pasuruan, yakni Kecamatan Gadingrejo dan Bugul Kidul.

Sejumlah sungai yang meluap, Sungai Welang dengan hulu Gunung Arjuna, Sungai Kedung Larangan dengan hulu Gunung Welirang serta Sungai Rejoso dan Petung dengan hulu di Gunung Bromo.

Kondisi terparah, terjadi di Kecamatan Bugul Kidul yang terendam akibat luapan Sungai Petung. Banjir setinggi 1-1,5 meter merendam rumah-rumah di Kelurahan Blandongan, Kepel, Bakalan dan Tapaan.

"Hujan mengguyur semalaman, mulai habis isya hingga menjelang subuh. Kami sudah berjaga-jaga dan waspada, ternyata air sungai meluap dan terus membesar merendam rumah-rumah warga," ujar Lilik Khumaiyah, warga Blandongan, sambil menjemur dokumen-dokumen penting.

Pantauan Media Indonesia, banjir juga merendam terminal Pasuruan dengan kedalaman satu meter lebih. Aktivitas terminal lumpuh total, tidak ada satu-pun kendaraan angkutan umum yang masuk ke terminal dan menjadi kolam renang bagi anak-anak. Banjir juga sempat memutus jalur Pantura-Tapal Kuda.

Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengerahkan beberapa pompa air untuk membuang banjir yang masih menggenang hingga sore ini. Selain itu, juga mendirikan dapur umum.

"Tim sejak semalam sudah memantau perkembangan dan melakukan penanganan. Terutama penanganan terhadap permukiman warga yang masih terendam hingga saat ini," kata Samsul Rizal, dari Dinas PU Cipta Karya Kota Pasuruan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Sudharmawan, bilang hingga pukul 16.00 WIB, kondisi sejumlah wilayah Pasuruan mulai membaik.

Jalur Pantura menuju daerah Tapal Kuda seperti Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, sudah bisa dilintasi. "Air di Sungai Welang yang melewati jalur pantura sudah surut total, sehingga jalan sudah bisa dilintasi kembali," katanya di Surabaya.


(SAN)