64 Warga Sumenep Menderita DBD

Rahmatullah    •    Selasa, 29 Jan 2019 16:52 WIB
demam berdarah
64 Warga Sumenep Menderita DBD
Penderita DBD dirawat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jawa Timur, Selasa, 29 Januari 2019. Medcom.id /Rahmatullah.

Sumenep: Sebanyak 64 warga Sumenep, Jawa Timur, positif terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Jumlah tersebut merupakan data yang diperoleh sejak awal Januari 2019. Satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

"Per 28 Januari, penderita anak-anak sebanyak 41 dan 23 dewasa. Satu meninggal," kata Kepala Bidan Informasi dan Evaluasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Tatik Kristiowati, Selasa, 29 Januari 2019.

Tatik mengatakan pasien tersebut merupakan rujukan dari puskesmas, klink dan tempat praktik dokter swasta. Ia memastikan obat-obatan untuk penderita DBD tersebut masih memadai. Dia mengaku juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menekan jumlah penderita.

Selain itu, Tatik menyebut jumlah penderita DBD bulan ini melonjak jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Untuk bulan Desember 2018, terdapat 13 penderita anak dan 12 penderita dewasa. Sementara bulan November 2018 sebanyak 4 anak dan 5 dewasa, ditambah 1 pasien dicurigai DBD.

Seorang ibu, Tince, menuturkan sudah tujuh hari menemani anaknya di rumah sakit. Awalnya anaknya panas biasa ketika pukul 10.00 WIB. Lalu panasnya semakin tinggi beberapa saat kemudian. Meski diberi obat penurun panas, tidak ada perubahan sama sekali, bahkan justru muntah.

"Karena tidak ada obat masuk, maka saya larikan ke rumah sakit," ungkap Tince.

Ia tahu anaknya terjangkit DBD setelah memperoleh hasil laboratorium sekitar empat hari lalu. Ia bersyukur demam anaknya tidak disertai batuk dan penyakit lainnya.


(DEN)