Buronan Kejari Sidoarjo, Vigit Waluyo Menyerahkan Diri

Syaikhul Hadi    •    Senin, 31 Dec 2018 14:04 WIB
kasus korupsi
Buronan Kejari Sidoarjo, Vigit Waluyo Menyerahkan Diri
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Sidoarjo: Terpidana Vigit Waluyo menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo pada Jumat, 28 Desember 2018. Buronan kejaksaan sejak Juni 2018 lalu tersebut terjerat kasus dugaan korupsi dana pinjaman Perusahaan Daerah Air Minum Delta Tirta Sidoarjo senilai Rp3 miliar pada 2010 silam.

Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Budi Handaka mengatakan, Vigit ditemani keluarganya saat menyerahkan diri.

"Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, ia langsung dijebloskan kedalam lembaga Pemasyarakatan kelas IA Sidoarjo," kata Budi Handaka, Senin, 31 Desember 2018.

Baca: Bos Persija: Saya Tahu Vigit Waluyo, tapi..

Korps Adhyaksa sebelumnya menargetkan eksekusi terhadap Vigit Waluyo pada akhir tahun ini. Namun, pihaknya enggan membeberkan kendala berkaitan dengan eksekusi tersebut.

Vigit merupakan mantan Manager Deltras Sidoarjo yang sudah lama menjadi Buronan Kejaksaan Negeri Sidoarjo, yakni pada Juni 2018 lalu. Ia ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah korps Adhyaksa menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung. Ia sempat divonis bebas pada tingkat Pengadilan Tinggi, namun terbukti bersalah pada tingkat Kasasi dengan hukuman pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

Selain Vigit, mantan Direktur Utama PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Djayadi juga divonis bersalah. Ia lebih dulu di eksekusi oleh kejaksaan negeri Sidoarjo pada awal 2017 lalu dan menjalani hukuman putusan selama 1 tahun 6 bulan di lembaga pemasyarakatan klas 1 Surabaya di Porong.

Selain kasus korupsi, belakangan ini nama Vigit Waluyo banyak diperbincangkan karena disebut-sebut terlibat dalam kasus mafia bola di Indonesia termasuk pengaturan skor.


(DEN)