Perayaan Tahun Baru 2019

Pusat Keramaian Jadi Fokus Pengamanan Ekstra

Syaikhul Hadi, Mulyadi Pontororing    •    Senin, 31 Dec 2018 17:55 WIB
perayaan tahun baru
Pusat Keramaian Jadi Fokus Pengamanan Ekstra
Petugas bersenjata lengkap bertugas di pos pemgamanan di Jalan Wolter Mongonsidi, Manado, Senin, 31 Desember 2018, Medcom.id - Mulyadi

Sidoarjo: Kapolda Jawa Timur Irjen Lucky Hermawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengamanan di malam pergantian tahun di Sidoarjo. Terlebih, Sidoarjo merupakan daerah penyangga Ibu Kota Jatim.

Lucky meninjau pos pengamanan di Sidoarjo. Ia menegaskan polisi harus menjaga keamanan dan kenyamanan warga selama malam tahun baru.

"Selain Sidoarjo, peninjauan pengamanan juga dilakukan di daerah penyangga lain seperti Gresik dan Lamongan," ungkap Lucky di Sidoarjo, Senin, 31 Desember 2018.

Berbagai kegiatan digelar di malam tahun baru. Lucky menyebutkan di antaranya doa bersama. Lucky berharap kegiatan itu berjalan lancar, aman, dan damai.

Sementara itu, Polda Sulawesi Utara melakukan pengamanan ekstra ketat, satu di antaranya Manado. Pusat-pusat keramaian menjadi fokus pengamanan polisi bersenjata lengkap.

Pasi Ops Batalion C Satbrimob Polda Sulut Iptu Samidi mengatakan pengamanan ketat ini dilakukan guna mencegah terjadinya aksi-kasi kejahatan, terlebih aksi terorisme. Apalagi, pada hari ini telah terjadi penyerangan kelompok teroris terhadap anggota polisi di Sulawesi Tengah.

"Yang paling utama adalah menjegah aksi teroris. Jadi penjagaan cukup ketat agar aksi-aksi seperti penyerangan terorisme dapar diantisipasi sedini mungkin," kata Samidi yang juga selaku Danton Pengamanan Pos Polisi di Jalan Wolter Monginsidi.

Di Manado, lanjut Samidi, pos pengamanan serupa terdapat di sejumlah titik. Namun, kawasan boulevard yang berada di sepanjang Jalan Piere Tendean pengamanan lebih diperketat lagi.

"Karena di kawasan itu kerapenjadi pusat perayaan malam pergantian tahun sehingga, pengamanan di situ ekstra ketat," ujarnya.

Personel kata dia, selain bersiaga juga mengawasi pergerakan-pergerakan mencurigakan, baik itu kendaraan atau pun orang. "Jika ada yang mencurigakan kamiblangsung cegat dan periksa," kata dia.

Pengamanan, kata dia, juga dilakukan di gereja-geraja yang melibatkan tim penjinak bom. "Di tempat ibadah juga dilakukan sterilisasi oleh tim jibom. Upaya-upaya ini untuk menimbulkan rasa aman dan nyaman masyarakat saat merayakan malam tahun baru," pungkasnya.






(RRN)