Bantuan yang Diterima Warga Sangat Miskin di Sidoarjo Tidak Utuh

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 11 Jul 2017 16:42 WIB
dana bantuan
Bantuan yang Diterima Warga Sangat Miskin di Sidoarjo Tidak Utuh
Salah satu warga dari rumah tangga sangat miskin penerima Jalin Mitra usai mengadu ke Kajari Sidoarjo, Jatim, Selasa (11/7/2017). (Metrotvnews.com/Syaikhul Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Puluhan warga Desa Gamping, Kecamatan Krian mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa, 11 Juli 2017. Mereka mengadu soal program Jalan Lain menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) tahun anggaran 2016.

Warga mengaku besaran dana yang diterima tidak sesuai. Mestinya, bantuan untuk Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) itu sebesar Rp2,5 juta. Namun, warga hanya menerima Rp2,2 juta. Malah ada yang di bawah itu.

"Dipotong Rp300 ribu. Itu dipukul rata kepada 240 warga yang menerima bantuan," kata salah satu warga, Sutris, saat berdialog dengan Kepala Kejari Sidoarjo M. Sunarto.

Uang tersebut dipotong dengan dalih pajak. Tak hanya itu, bantuan berupa barang yang diperuntukkan warga miskin juga tak sesuai dengan nominal yang ditentukan.

"Bantuan tersebut dikoordinir oleh kepala desa dan dibelikan berbagai macam barang usaha. Misal, barang-barang berupa perlengkapan usaha warung, seperti beras, kopi, gula, dan lain-lain," terangnya.

Hal yang sama diutarakan warga lainnya, Arifin. Dia yang membuka usaha tambal ban. Dia diberi bantuan berupa kompresor angin. Hanya saja, merek dan spesifikasinya tidak sepadan dengan nilai bantuan.

"(Merek) yang paling bagus itu harganya sekitar Rp. 1,9 juta. Saya malah dapat di bawahnya. Entah harganya berapa. Dan diberi tambahan beras 10 kilogram," katanya.

Warga menengarai adanya penyelewengan bantuan Jalin Matra tersebut. Warga berharap, agar hal ini tak terulang kembali di masa mendatang.

Kajari Sidoarjo Sunarto akan menindaklanjuti laporan warga. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil saksi-saksi dari warga yang menerima sejumlah bantuan tersebut hingga pihak yang bertanggung jawab dalam program tersebut.

"Kami akan menelusuri program ini, realisasinya seperti apa, adakah modus dan lain sebagainya. Kalau benar apa yang dilaporkan warga, akan kami telusuri siapa pelakunya dan akan kami tindak," katanya.

Jalin Mitra merupakan program Pemprov Jatim sejak 2015. Program ini terbagi dalam tiga jenis, yakni bantuan Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP), RTSM serta penanggulangan kerentanan kemiskinan.


(SAN)