Pemerintah Arab Saudi Sita HT Milik Calhaj Asal Sidoarjo

Amaluddin    •    Rabu, 23 Aug 2017 19:12 WIB
haji 2017
Pemerintah Arab Saudi Sita HT Milik Calhaj Asal Sidoarjo
Ilustrasi: Antara Foto/Wahdi Septiawan

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Arab Saudi menyita radio komunikasi atau handy talky (HT) milik calon haji Embarkasi Surabaya, Jawa Timur. Dikonfirmasi perihal tersebut, Sekretaris Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Achmad Faridul Ilmi, membenarkan HT yang dibawa oleh CJH asal Sidoarjo telah disita pemerintah Arab Saudi.

"Sebenarnya membawa HT ini bukan tidak boleh, tapi dengan izin. Menurut pemerintah Arab Saudi, dalam satu koper ditemukan tidak hanya satu. Melainkan 5 buah HT," ujar Farid, di Embarkasi Surabaya, Rabu, 23 Agustus 2017.

Alasan penyitaan, lanjutnya, pemerintah Arab Saudi menganggap HT dikhawatirkan bisa mengganggu sinyal. "Sebenarnya sah saja kalau HT itu disita, karena memang itu wilayah pemerintah Arab Saudi. Jadi satu rombongan hanya boleh membawa satu HT," katanya.

Sementara itu, Kasi Informasi dan Dokumentasi Bea Cukai Jatim Hendro Trisusilo menyebut memang tidak ada aturan tertulis dari pemerintah Arab Saudi mengenai aturan membawa HT. Kendati demikian, pihaknya menerapkan aturan satu orang hanya diperbolehkan membawa dua buah HT. "Tapi kalau masuk ke Indonesia dibatasi dua," kata Hendro.

Mengenai HT yang dibawa oleh calhaj asal Sidoarjo, terang Hendro, sebenarnya satu orang telah membawa maksimal dua buah. Bukan seperti yang dikabarkan ada calhaj dari Embarkasi Surabaya membawa satu karung HT. 

Dia beranggapan bahwa itu dikumpulkan dari beberapa jemaah. Sebab, kalau memang membawa dalam satu koper tidak akan lolos dari pemeriksaan X Ray. Begitu juga dengan Avsec yang memeriksa di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dimana memang ada jemaah haji yang membawa HT. 

"Namun tidak menyalahi keamanan penerbangan karena baterainya sudah dilepas," kata dia.

Sebelumnya, Selasa (22/8) petugas Bea Cukai King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) menyita radio komunikasi, berupa handy talkie (HT) yang dibawa oleh calhaj. Mereka adalah salah satu rombongan jemaah yang tergabung dalam Kloter 69 Embarkasi Surabaya (SUB 69). 

Mereka berasal dari Sidoarjo. Diindikasikan Radio komunikasi tersebut akan digunakan antar sesama anggota salah satu kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) asal Sidoarjo. Seluruh HT dan charger saat ini telah disita pihak Bea Cukai Bandara. Barang tersebut dapat diambil kembali setelah selesainya pelaksanaan kegiatan haji.


(ALB)