Pemkab Sidoarjo Nilai Warga Pedesaan Lebih Taat Pajak Kendaraan

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 13 Sep 2017 10:20 WIB
pajak kendaraan
Pemkab Sidoarjo Nilai Warga Pedesaan Lebih Taat Pajak Kendaraan
Petugas melayani warga mengurusi perpanjangan pajak kendaraan bermotor di counter e-Samsat di Palembang, Ant - Feny Selly

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan sistem jemput bola untuk mempermudah pemilik kendaraan membayar pajak. Yaitu mendatangi warga di kawasan pedesaan.

Operator Sistem Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKA) Sidoarjo Shery Hariyadi mengatakan minat masyarakat kota membayar pajak lebih sedikit ketimbang warga pedesaan. Mungkin alasannya, kata Shery, warga perkotaan lebih sibuk dan mobilitasnya tinggi.

"Kesempatan untuk bayar dan menunggu di kantor Samsat untuk kalangan masyarakat kota sendiri lebih sedikit. Berbeda dengan masyarakat yang berada di pedesaan yang memiliki banyak waktu," ujar Shery di Sidoarjo.

Padahal, lanjut Shery, DPPKA Sidoarjo memberlakukan sistem daring atau online untuk pembayaran pajak. Sistem itu bertujuan mempermudah warga untuk menaati pajak.

"Kami juga melayangkan surat pemberitahuan kepada penunggak pajak. Kami juga menyediakan Samsat Unggulan seperti Drive thru, Samsat corner, maupun Samsat keliling," terangnya.

Selain itu, petugas juga langsung mendatangi warga meski sedang libur akhir pekan. Misalnya pasar di kawasan Wonoayu dan Sedati. Warga yang belum membayar pajak bisa langsung mendatangi petugas di kawasan tersebut.

"Kami beri kemudahan untuk mereka. Biasanya kalau hari Minggu minat wajib pajak yang bayar sekitar 40 hingga 80-an wajib pajak," tandasnya.

DPPKA mencatat wajib pajak kendaraan bermotor di Sidoarjo mencapai 1,4 juta orang. Penunggak pajak hingga berita ini dimuat mencapai 15 persen dari jumlah tersebut.


(RRN)