Pencarian Nelayan Hilang di Sumenep Terus Berlanjut

Rahmatullah    •    Kamis, 25 Jan 2018 19:17 WIB
kapal tenggelam
Pencarian Nelayan Hilang di Sumenep Terus Berlanjut
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Abd. Mukid. Foto: Medcom.id / Rahmatullah

Sumenep: Bahrawi yang terlempar dari perahu usai dihantam ombak hingga kini masih belum ditemukan. Pencairan nelayan yang menjadi korban kecelakaan (laka) laut di perairan Desa Lapa Daya, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur, terus berlanjut.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukid menuturkan, pencarian Bahrawi Polsek Dungkek, Koramil, Satpolair dan Basarnas Provinsi Jawa Timur. Tapi, pencarian di sejumlah wilayah belum menemukan titik terang.

"Kita akan terus melakukan pencairan korban laka laut tersebut," kata Mukid, Kamis 25 Januari 2018.

Pencarian Bahrawi dilakukan di sejumlah titik. Di antaranya pulau Gili Iyang (Kecamatan Dungkek) yang terdekat dengan lokasi kejadian, hingga ke Pulau Sapudi (Kecamatan Sapudi). Dia berharap pencarian tersebut segera membuahkan hasil.

(Baca: Nelayan yang Hilang di Perairan Sumenep Belum Ditemukan)

Dalam peristiwa nahas yang terjadi pada Sabtu, 20 Januari 2018, ada tujuh nelayan yang terlempar dari perahu. Mereka sudah membaca tanda-tanda akan mengalami kesulitan di tengah laut, karena angin mulai bertiup kencang, langit juga dipenuhi awan hitam.

Mereka langsung membelokkan kemudi setelah membaca tanda-tanda tersebut. Tapi sebelum mencapai pinggir pantai, perahu tiba-tiba dihantam gelombang besar. Empat nelayan berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang kebetulan melintas, satu nelayan meninggal, dan dua nelayan dinyatakan hilang.

Selain Bahrawi, nelayan yang diketahui bernama Muhammad juga dibawa arus ombak. Tapi Muhammad berhasil diselamatkan nelayan lain pada keesokan harinya dalam kondisi mengapung menggunakan tutup boks ikan.



 


(SUR)