Polisi Buru Empat Tersangka Pemerasan Oknum LSM

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 29 Dec 2017 00:46 WIB
pemerasan
Polisi Buru Empat Tersangka Pemerasan Oknum LSM
Ilustrasi--Metrotvnews.com

Sidoarjo: Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo kembali membidik empat orang untuk dijadikan tersangka dalam kasus Pemerasan yang dilakukan sebuah LSM di Sidoarjo terhadap PT. Sekar Group. Hal itu, setelah dilakukan penangkapan terhadap empat anggota LSM dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol. M. Harris mengungkapkan, pasca penangkapan dan penetapan tersangka terhadap empat anggota LSM, pihaknya kini tengah fokus memburu empat pelaku lainnya. Ditengarai ke-empat pelaku sudah melarikan diri. 

"Ada empat yang kami bidik lagi. Namun keempatnya ini sudah tidak di tempat," jelas Kompol. Harris, Kamis, 28 Desember 2017. 

Pihaknya sudah menetapkan keempat orang tersebut dalam daftar pencarian orang (DPO). Dalam aksinya, mereka ditengarai telah turut serta melakukan pengrusakan dengan cara menyumbat saluran pembuangan air limbah dan drainase PT. Sekar Laut Group. 

"Kami sudah memeriksa 10 saksi atas kasus ini. Dan bisa dimungkinkan akan bertambah jumlah tersangkanya," lanjutnya. 

Selain pengrusakan, oknum LSM ini lanjut Kasat Reskrim, melakukan pemerasan dengan cara mengancam perusahaan untuk menutup saluran pembuangan dan drainase jika tidak diberikan sejumlah uang. Menurutnya, hal ini merupakan tindakan diluar kewenangan dalam melakukan pengerusakan. 

"Akibat kejadian ini, perusahaan dirugikan Rp 600 juta atas  tersumbatnya tujuh saluran yang dirusak oknum LSM ini," tegasnya. 

Saat ini pihaknya bersama anggota melakukan pembongkaran atas penutupan saluran yang sebelumnya dilakukan oknum LSM tersebut. Hal itu sekaligus untuk mengidentifikasi dan menjadikan alat bukti. 

"Ada tujuh saluran yang disumbat. Dan ini terpaksa kami bongkar agar bisa berjalan normal. Sekaligus untuk bahan penyidikan dan alat bukti," tandasnya. 

Sebelumnya, satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo menahan empat tersangka atas kasus pengrusakan saluran air limbah sekaligus pemerasan terhadap PT. Sekar Laut Group. Diantaranya, Chamim Putra Ghafur, Anak Djunaedi, Dwi Kurniawan alias menyuk dan Samian alias gondrong, Rabu, 20 Desember 2017. 

Mereka ditangkap bersama barang bukti berupa legalitas PT Sekar Group, empat bendera LSM Gerakan Anak Sidoarjo Setia (Ganass), Bukti percakapan melalui WhatsApp dengan meminta sejumlah uang senilai Rp.300 juta, seng dan sekop. 



(DMR)