RSAL Dr Ramelan Tunjuk 10 Investigator Atap Ambruk

Amaluddin    •    Senin, 19 Mar 2018 15:32 WIB
proyek rumah sakit
RSAL Dr Ramelan Tunjuk 10 Investigator Atap Ambruk
Atap salah satu ruangan di gedung Paviliun VII RSAL Dr Ramelan, Surabaya, Jawa Timur, yang ambruk pada Minggu, 18 Maret 2018. Foto: Medcom.id/Amaluddin

Surabaya: Manajeman Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan, Surabaya, Jawa Timur, menerjunkan 10 orang untuk investigasi ambruknya atap di gedung Paviliun VII, Minggu, 18 Maret 2018.

"Kami telah memberi Surat Perintah (SP) kepada 10 orang itu untuk bertugas menginvestigasi," kata Humas Rumah Sakit TNI AL (RSAL) Dr Ramelan, Mayor Laut Silvi Kartika, dikonfirmasi, Senin, 19 Maret 2018.

(Baca: RSAL Dr Ramelan Investigasi Penyebab Atap Ambruk)

Tim investigasi telah bertugas sejak Minggu, beberapa jam setelah atap ambruk. Tim kembali memeriksa pekerja renovasi ruang Kelas 3 di gedung Paviliun VII.

"Pemeriksaan tersebut sementara ini masih dalam tahap melihat kondisi ruangan dan atap yang ambruk. Kita lihat kondisinya dulu bagaimana," ujarnya.

Atap kamar 3 (Kelas III), Ruang VII Saraf, RSAL Dr Ramelan baru direnovasi tiga bulan lalu. Atap ruang di gedung Paviliun itu merupakan bangunan tua yang semula atapnya menggunakan kayu lalu diganti baja ringan.

(Baca: Kuda-kuda Atap RSAL Dr Ramelan Diduga Lemah)

Namun, atap tiba-tiba ambruk setelah direnovasi. Akibatnya, sebanyak enam dari delapan pasien di ruangan menjadi korban. Empat pasien di antaranya mengalami luka ringan dan dua pasien mengalami lebam pada bagian kepala dan dirawat di IGD.

Belum diketahui penyebab atap ambruk. Namun, diduga kuda-kuda atap tak mampu menahan beban.

 


(SUR)