Mendes PDTT Promosikan Keindahan Bukit Sentono Genthong

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 28 Jun 2018 18:59 WIB
Berita Kemendes PDTT
Mendes PDTT Promosikan Keindahan Bukit Sentono Genthong
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo (Foto:Dok)

Jakarta: Indonesia kaya akan destinasi wisata dengan pemandangan memukau. Salah satunya, Bukit Sentono Genthong. Sayangnya, kawasan tersebut belum terlalu populer. 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo tergerak untuk mempromosikan destinasi wisata yang terletak di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, itu.

"Pemandangannya luar biasa. Ayo kunjungi Bukit Sentono Genthong di Pacitan yang dikelola oleh BUMDes," kata Menteri Eko.

Dijelaskan Menteri Eko, pariwisata merupakan sektor yang paling cepat dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Dia mengimbau desa di Indonesia turut mengembangkan potensi keindahan alam melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Setiap BUMdes akan mendapatkan bantuan modal hingga Rp50 juta.

Kepala Desa Dadapan, Ismono, mengatakan wisata Bukit Sentono Genthong merupakan salah satu unit usaha BUMDes Tugu Kuning. Adapun omzet dari sektor wisata tersebut mencapai Rp540  juta. 

"Yang penting pemberdayaan masyarakat jalan dan masyarakat bisa mendapat hasil dari BUMDes ini. Ada 50 orang pengurus. Mudah-mudahan semakin luas dan terkenal," ujarnya, optimistis.



Hal senada disampaikan oleh Direktur Utama BUMDes Tugu Kuning Wahyu Ariwibowo. Dia menyebutkan, andalan Bukit Sentono Genthong adalah pemandangan Pacitan dari atas bukit.

"Karena pemandangan yang luar biasa, masyarakat bermusyawarah untuk menjadikannya sebagai tempat wisata. Ke depannya diharapkan terus ada inovasi agar wisatawan tidak bosan," ucapnya.

Wisata ini mulai dibuka pada Oktober 2017, dan dikelola BUMDes pada 2018. Awalnya, kawasan wisata seluas 6.358 kilometer ini merupakan tanah kas desa, dan tempat pertapaan.

Meski baru diresmikan, fasilitas di Bukit Sentono Genthong cukup lengkap. Ada kamar mandi, musala, akses jalan, tempat parkir, dan shuttle bus wisata. Dengan tiket sehanya Rp10 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati pemandangan indah di sana.


(ROS)