Sniper Disiagakan Amankan Mudik Lebaran

Kusbandono    •    Kamis, 07 Jun 2018 14:46 WIB
Mudik Lebaran 2018
Sniper Disiagakan Amankan Mudik Lebaran
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, sedang mengecek kelengkapan personel 10 sniper.

Jember: Polres Jember menyiagakan 10 personel penembak jitu (sniper)  yang ditempatkan di sejumlah titik rawan kriminal di Kabupaten Jember. Penempatan sniper ini dalam rangka Operasi Ketupat 2018 untuk mengawal jalannya mudik lebaran.

"Mereka berada di sejumlah titik yang kita nilai rawan terjadinya kriminalitas," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, kepada Medcom.id Kamis 7 Juni 2018.

Kusworo juga mengatakan, di Jember terdapat 10 titik rawan kriminalitas, sehingga tiap titik terdapat satu sniper yang bersiaga.

"Untuk titiknya di mana saja tidak bisa kita sampaikan ke publik, karena itu bagian dari kerahasiaan tugas," tegas Kusworo.

Lebih lanjut Kusworo menyampaikan, keberadaan sniper ini untuk menekan kejahatan jalanan, khususnya perampasan motor dan bajing loncat. Kemungkinan besar para sniper ini ditempatkan di jalur-jalur lalu lintas yang dilewati pemudik.

"Yang jelas di mana itu kita anggap sebagai titik rawan, maka di sana kita tempatkan sniper," tandas Kusworo.

Kusworo mengungkapkan, Polres Jember menerjunkan sebanyak 202 personel dalam operasi ketupat 2018. Selain itu juga dibantu sebanyak 157 personel dari instansi samping.

"Termasuk TNI, Dishub, Satpol PP, Orari dan Banser. Sehingga kita secara bersama-sama berupaya menjaga Jember tetap aman," ujar Kusworo.

Sejumlah titik pengamanan akan ditempatkan personel, diantaranya tempat ibadah, tempat wisata dan jalur mudik. Selain itu juga ditempatkan enam pos pengamanan, enam pos pelayanan, satu pos pelayanan terpadu yang ditempatkan di titik rawan kriminalitas dan rawan kemacetan.



(ALB)