Perantau asal Kaltim Paling Banyak Berlabuh di Jatim

Antara    •    Senin, 18 Jun 2018 17:46 WIB
Mudik Lebaran 2018
Perantau asal Kaltim Paling Banyak Berlabuh di Jatim
Pemudik turun dari KM Tidar yang sandar di dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 14 Juni 2018, Ant - Didik Suhartono

Surabaya: Sebanyak 30.291 warga berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, selama musim mudik Lebaran. Sebagian besar pemudik berasal dari Kalimantan. 

CEO Pelindo III Ari Askhara mengatakan puncak arus mudik di Tanjung Perak terjadi pada 11 Juni 2018 atau H-4. Pemudik paling banyak berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur, sebanyak 13.975 orang.

"Terbanyak kedua dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan 8.688 orang dan Kumai, Kalimantan Tengah, sebanyak 6.804 orang," ujar Ari di Senin, 18 Juni 2018.

Sedangkan untuk pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berasal dari Pelabuhan Kumai dengan 10.499 orang, Tanjung Priok Jakarta 7.082 orang, dan Sampit 6.139 orang.

"Pelabuhan asal itu menunjukkan daerah tujuan perantauan bagi masyarakat yang berangkat dari dua pelabuhan besar yang dioperasikan oleh Pelindo III (Tanjung Perak dan Tanjung Emas)," katanya.

Pelindo III dikenal sebagai Badan Usaha Milik Negara bergerak di bidang jasa kepelabuhanan, dan membawahi 43 pelabuhan yang tersebar di tujuh provinsi.

Masing-masing provinsi itu adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta memiliki 23 anak perusahaan dan afiliasi.


(RRN)