Presiden Nilai belum Perlu Beli Helikopter VVIP

Antara    •    Kamis, 15 Sep 2016 11:53 WIB
helikopter
Presiden Nilai belum Perlu Beli Helikopter VVIP
Presiden Joko Widodo, Ant - Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Situbondo: Presiden Joko Widodo meminta mempertimbangkan efisiensi anggaran terkait alat utama sistem pertahanan atau alutsista. Satu di antaranya pembelian helikopter VVIP Agusta Westland.

Presiden menilai pembelian helikopter itu tak termasuk dalam prioritas efisiensi anggaran. Penggunaan anggaran, kata Presiden, disesuaikan dengan kebutuhannya.

"Barang-barang yang belum perlu seperti helikopter Agusta Westland, saya kira sama. Kita lihat kegunaannya apakah sangat mendesak dan itu masih dalam kajian di KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan) dan juga masih dikalkulasi oleh Panglima TNI," kata Presiden usai menyaksikan latihan tempur di Posisi Titik Tinjau T.12 Karang Tekok, Baluran, Sidoarjo, Kamis (15/9/2016).

Presiden menegaskan sudah menerbitkan instruksi untuk memprioritaskan penggunaan anggaran sesuai kebutuhan. Pemerintah melakukan pemotongan anggaran yang tidak memberikan efek apapun pada pembangunan.

Presiden mencontohkan pemangkasan pos anggaran yaitu biaya perjalanan dinas, rapat, konsinyering, dan pembelian barang yang belum dibutuhkan.

Terkait pos anggaran untuk pertahanan, Presiden mengatakan pemerintah masih mengkalkulasi dan mengkaji kebutuhannya. Itu juga berlaku untuk pembelian helikopter VVIP Agusta Westland.

Setahun lalu, TNI Angkatan Udara mengusulkan pembelian tiga unit helikopter VVIP jenis Agusta Westland AW 101. Namun Presiden menolak usulan tersebut. 

Baca: Jokowi Tolak Pembelian Helikopter VVIP Baru

Helikopter made in Inggris-Italia ini merupakan helikopter angkut berkapasitas menengah. Biasanya helikopter digunakan untuk kepentingan militer antikapal selam dan sipil.


(RRN)