Pemenang Tender Pipanisasi PDAM bakal Dijemput Paksa Kejari Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 05 Oct 2016 14:49 WIB
korupsi
Pemenang Tender Pipanisasi PDAM bakal Dijemput Paksa Kejari Sidoarjo
Ilustrasi korupsi, Ant

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Jawa Timur, akan menjemput paksa pemilik CV Langgeng Jaya, Handono. Kejari akan meminta keterangan Handono terkait korupsi pengadaan sambungan pipanisasi PDAM Sidoarjo senilai Rp8,9 miliar.

Kepala Kejari Sidoarjo M Sunarto mengatakan berkoordinasi dengan polisi untuk menjemput Handono. Pengusaha itu akan dihadirkan dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek PDAM yang tengah bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

"Penyidik, sebelumnya sudah berusaha menemui yang bersangkutan, tapi gagal bahkan sempat ribut dengan satpamnya," ujar Sunarto di Kantor Kejari Sidoarjo, Rabu (5/10/2016).

Sidang terakhir pada Kamis 29 September. Sidang menghadirkan Ketua Unit Lelang Pengadaan (ULP) PDAM Sidoarjo, Amiruddin, sebagai saksi.

Amiruddin mengatakan CV Langgeng Jaya merupakan pemenang proyek pengadaan pipanisasi tersebut. Pemilik perusahaan merupakan suruhan dari  mantan Direktur Utama PDAM Sidoarjo Sugeng Mujiadi. 

"Pak Dirut yang menyuruh saya agar prosesnya dipercepat untuk memenangkan CV LJ. Saat itu juga saya disuruh menghubungi pemilik CV LJ Yakni Handono," kata Amir dalam sidang.

Kemudian CV Langgeng Jaya memenangkan tender proyek pengadaan pipanisasi 10.000 unit sambungan rumah (SR) pada 2015. Nilai proyek Rp8,9 miliar.

Lantaran itu, majelis hakim meminta kejaksaan menghadirkan Handono. Hakim menilai Handono dapat membuka fakta terkait kasus yang menyeret Sugeng Mujiadi sebagai terdakwa itu.


(RRN)