DPRD Sidoarjo Tagih Janji Pertagas Niaga Alirkan Jaringan Gas

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 27 Sep 2016 20:33 WIB
pertagas
DPRD Sidoarjo Tagih Janji Pertagas Niaga Alirkan Jaringan Gas
Ilustrasi--Pengguna jaringan gas bumi (jargas). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo menagih janji PT Pertamina Gas Niaga yang akan mengalirkan jaringan gas setempat. Sebab, jaringan gas khususnya di wilayah Tanggulangin, Sidoarjo, yang rencananya dialiri pada September ini tak kunjung terlaksana.

"Kami menagih janji itu. Janjinya kan September ini. Tapi sampai sekarang belum juga dialirkan," kata anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo Hamzah Purwandoyo, Selasa (27/9/2016). 

Hamzah mengatakan, pada tahun lalu PT Pertagas Niaga sudah menjadi operator jaringan gas di Sidoarjo menggantikan BUMD Jawa Timur Petrogas Jatim Utama (PJU). Menurut dia, sejak menjadi operator, Pertagas selalu beralasan masih memeriksa kelayakan jaringan pipa gas. 

"Kenapa pemeriksaannya harus berbulan-bulan. Saat kami datangi ke sana dan menanyakan kapan gas itu dialirkan, jawabnya segera. Tapi, sampai sekarang masih belum ada," tegas dia. 

Di Sidoarjo, Saat ini ada sekitar 10.350 jaringan gas yang tersambung. Namun, yang sudah teraliri gas hanya 5.630 sambungan yang tersebar di beberapa desa. Di antaranya Desa Ngingas, Wedoro, Tambak Sawah, dan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo. 

Sedangkan jargas yang belum dioperasikan berada di Kecamatan Tanggulangin. Di antaranya 900 sambungan gas di Desa Kalidawir, 400 sambungan di Desa Kalitengah, 400 sambungan di Gempolsari, 400 sambungan di Desa Kludan, 200 sambungan Desa Ngaban dan 850 sambungan di Desa kedungbanteng. Dan sisanya, berada di sekitar Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

"Sudah seharusnya warga di sekitar lokasi eksplorasi dan eksploitasi migas mendapat gas murah," ujar dia.

Pertamina Gas Niaga merupakan anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang gas. Pertagas Niaga sendiri ditunjuk pemerintah untuk mengelola City Gas. Salah satunya di wilayah Sidoarjo. 

Dihubungi terpisah, Manager Stakeholder Relation Pertagas Niaga Ratna mengatakan, saat ini perbaikan jaringan pipa gas masih dalam tahap penyempurnaan.

"Masih saya check dulu ya, karena yang menangani segala perbaikan pipa jaringan itu langsung dihandle Pertagas. Sedangkan Pertagas Niaga sendiri menghandle segala kebutuhan gas," kata Ratna.

Ia mengaku sebelum dialirkan jaringan gas, pihak Pertagas harus memeriksa pipa gas terlebih dahulu. Sebab pipa membutuhkan perawatan setiap tahun. Ada beberapa hal yang membuat perawatan pipa gas rutin dilakukan salah satunya adalah pada saat dilakukan pengerukan sungai ada salah satu pipa yang kena.

"Perbaikan pipa ini memang hampir setahun ini dilakukan. Hal itu dilakukan untuk penyempurnaan jaringan gas yang ada di Sidoarjo. Sehingga butuh waktu untuk merealisasikan itu," kata dia.

Diketahui, pada tahap pertama sebanyak 6.350 sambungan gas sudah dialirkan atas kerja sama BUMD Jatim dan Petrogas Jatim Utama (PJU). Sementara, tahap kedua, PT Pertagas Niaga akan mengalirkan 3.850 sambungan gas ke masyarakat Sidoarjo, Jawa Timur.


(TTD)