Dahlan Iskan Masih Berstatus Saksi

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 25 Oct 2016 11:42 WIB
dahlan iskan
Dahlan Iskan Masih Berstatus Saksi
Dahlan Iskan saat mendatangi Kejati Jatim, Senin (24/10/2016). (Metro TV)

Metrotvnews.com, Surabaya: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur masih terus menggali fakta-fakta baru dari Dahlan Iskan. Keterangan mantan Menteri BUMN itu diperlukan guna menguak kasus penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU).

Dahlan diperiksa lantaran pernah menjabat direktur utama Badan Usaha Milik Daerah Jatim itu pada 1999-2009. Kemarin, mantan Dirut PLN itu dicecar 27 pertanyaan oleh penyidik Kejati Jatim.

Sepanjang pemeriksaan 13 jam itu, penyidik fokus pada penjualan aset di Tulungagung. Selain itu, juga soal penjualan aset 3,2 hektare di Kediri. "Pemeriksaan akan kami lanjutkan Kamis (27/10)," kata Kasi Penyidikan Kejati Jatim Dandeni Herdiana, usai pemeriksaan Dahlan, Senin (24/10/2016) malam. 

Dahlan diperiksa, kata Dandeni, dalam kapasitas saksi. Kejati tidak mau gegabah menetapkan Dahlan sebagai tersangka. "Kami butuh dua alat bukti yang cukup," katanya. 

Baca: Jaksa Yakin Dahlan Iskan & Imam Utomo Terlibat Kasus PT PWU

Sedangkan, Kepala Kejati Jatim Maruli Hutagalung mengatakan penyidikan semakin terang. "Semua saksi bisa menjadi tersangka," tegasnya.



Dahlan enggan memberi komentar. Dia hanya melempar senyum ketika sejumlah pewarta mencecar pertanyaan usai dia menjalani pemeriksaan. "Belum selesai pemeriksaannya," kata Dahlan singkat.

Selain Dahlan, kemarin, Kejati Jatim juga memeriksa tersangka Wisnu Wardhana. Penyidik juga memeriksa Dirut PT Sempulur Adi Mandiri (SAM), Oepoyo selaku pembali lahan milik PT PWU di tahun 2003. Sementara, Dirut PT SAM di tahun 2003, Santoso yang dijadwalkan diperiksa gagal dilaksanakan lantaran menderita sakit struk dan dirawat di rumah sakit.

Penyelewengan penjualan aset

Kejati Jatim mulai menyelidiki dugaan penyelewengan penjualan 33 aset milik PT PWU pada 2015. Aset berupa tanah dan bangunan itu dijual pada kurun waktu 1999-2009, saat Dahlan Iskan jadi dirut. 

Puluhan tersangka telah dipanggil untuk menyelidiki kasus ini. Termasuk penyanyi dan anggota DPD Emmilia Contesa turut diperiksa. Dia diketahui membeli aset milik PT PWU.

Kejati telah menaikkan status perkara ini dari penyelidikan ke tingkat penyidikan sejak 30 Juni 2016.


(SAN)