Dalam Sepekan, Lebih 2.000 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia

Nurul Hidayat    •    Kamis, 24 Nov 2016 12:24 WIB
penertiban
Dalam Sepekan, Lebih 2.000 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia
PN Jombang menggelar sidang pada pelanggar lalu lintas di lokasi razia, MTVN - Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Polres Jombang, Jawa Timur, menindak 2.315 pelanggar lalu lintas dalam sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2016. Sebagian besar pelanggar merupakan pengendara sepeda motor.

Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Satuan Lalulintas polres Jombang, Iptu Radyati Putri Pradini, mengatakan, sebanyak 1.620 pesepeda motor melanggar aturan. Misalnya tak menggunakan alat keselamatan berkendara dan melewati marka jalan.

"Untuk kategorinya, pelanggar mulai dari warga umum, pelajar, hingga pegawai negeri," ujar Iptu Radyati di Jombang, Kamis (24/11/2016).

Operasi Zebra Semeru 2016 berlangsung di seluruh wilayah di Jatim, termasuk Jombang. Penertiban tersebut berlangsung mulai 16 hingga 29 November. 

Tujuannya yaitu menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus menumbuhkan kesadaran berkendara. Selain itu, petugas menertibkan kewajiban pengendara untuk menggunakan alat keselamatan dan membawa surat kelengkapan berkendara.

Sidang di tempat 
Polres bekerja sama dengan Pengadilan Negeri Jombang dan Kejaksaan Negeri Jombang menggelar sidang pada pelanggar lalu lintas. Sidang dilakukan di lokasi razia.

Iptu Radyati mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mempermudah proses penilangan. Sehingga pelanggar dapat langsung memenuhi sanksi dengan cara membayar denda.

Menurut Radyati, penindakan di tempat dilakukan setelah jumlah peserta sidang di Pengadilan Negeri Jombang membludak.

"Kemarin, jumlah peserta sidang mencapai 1.000 orang. Makanya hari ini kami berlakukan sistem sidang di tempat," ungkap Radyati.


(RRN)