Golkar Intruksikan DPD Daerah Percepat Konsolidasi

Amaluddin    •    Minggu, 05 Feb 2017 16:38 WIB
partai golkar
Golkar Intruksikan DPD Daerah Percepat Konsolidasi
Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar Korwil Jawa Timur Yahya Zaini -- MI/Sayuti

Metrotvnews.com, Surabaya: ‎Seluruh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar di Jawa Timur mendapat instruksi untuk meningkatkan hubungan dengan nahdliyin. Tujuannya, meraup suara dari pemilih muda dan santri.

"Hubungan Partai Golkar dengan ulama di Jatim perlu ditingkatkan. Hubungan yang telah dibangun DPP perlu ditindaklanjuti oleh seluruh DPD di Jatim, khususnya DPD II Kota Malang," kata Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar Korwil Jawa Timur Yahya Zaini kepada Metrotvnews.com, Minggu, 5 Februari 2017.

Menurut Yahya, saat ini DPP sedang fokus pada DPD II Kota Malang.‎ Hubungan DPD Golkar dengan nahdliyin di Malang belakangan ini kurang terawat.

‎"Kedekatan Golkar dan NU (Nahdatul Ulama) sebenarnya bukan barang baru. Namun, belakangan kurang terawat dengan baik," ujarnya.

‎Yahya mengklaim, Golkar dan NU memiliki akar ideologis sama, yaitu sama-sama berlandaskan Pancasila dan NKRI, berkarakter moderat, serta nasionalis. Mantan anggota DPR itu menyayangkan, bila DPD di daerah tidak merawat hubungan baik tersebut.

"Pak Novanto dalam seminggu bisa dua hingga tiga kali turun ke daerah, Ketua DPD II tentunya harus lebih banyak lagi," katanya.

Akselerasi konsolidasi, lanjut Yahya, menjadi sangat penting untuk dapat memenangkan Pilkada, Pileg, dan Pilpres 2019. Agar Golkar tidak  ketinggalan dengan partai lain yang sudah berlari kencang.

"Konsolidasi harus tuntas sampai struktur yang terbawah. Harus dijalankan dengan cepat dan terukur. Sebab, tidak ada kebangkitan dan kemenangan tanpa konsolidasi," tegasnya.

Namun, diakui ada tantangan bagi konsolidasi kebangsaan. Arus informasi yang berubah sangat cepat dan deras tidak bisa dihindari.

"Ini dapat kita saksikan dengan suasana di medsos (media sosial) yang penuh dengan ujaran-ujaran kebencian," terang Yahya.

Guna mengatasi tantangan tersebut, Golkar Kota Malang perlu membentuk tim IT yang kuat. Tim itu harus bisa berperan dalam membangun medsos yang bermartabat.

"Apalagi dengan kecenderungan orang beralih ke medsos dalam mencari informasi. Medsos sangat penting membangun dan memberikan informasi terkait dengan agenda-agenda partai," jelas Yahya.

Selain itu, upaya mendekati kalangan muda yang jumlahnya makin besar tidak boleh diabaikan. "Kalangan yang tak bisa dilupakan juga adalah kelas menengah muslim yang makin mapan. Kelompok-kelompok ini perlu didekati dengan cara yang simpatik dan cerdik," tandasnya.


(NIN)