Korban Puting Beliung Sidoarjo Mengungsi di Sekolah

Antara    •    Kamis, 23 Nov 2017 12:15 WIB
puting beliung
Korban Puting Beliung Sidoarjo Mengungsi di Sekolah
Puting Beliung Terjang Sidoarjo, Sejumlah Rumah Rusak. --Hadi--

Sidoarjo: Korban puting beliung di Desa Tambak Rejo, Sidoarjo, Jawa Timur memilih untuk mengungsi di ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah, Darul Ulum, desa setempat sambil menunggu bangunan rumah mereka diperbaiki.

Ninda salah satu warga mengatakan, dirinya sengaja mengungsi bersama dengan keluarganya karena rumah yang ditempatinya sudah rusak akibat diterjang angin puting beliung ini.

"Rumah kami, tepatnya pada bagian atap mengalami kerusakan sehingga kami sekeluarga harus mengungsi di tempat ini," katanya saat dikonfirmasi di Sidoarjo.

Ia mengatakan, dirinya tidak tahu sampai kapan harus mengungsi di tempat tersebut karena saat ini rumahnya masih belum bisa ditempati.

"Kami berharap, bantuan perbaikan dari pemerintah bisa segera direalisasikan supaya rumah kami bisa segera ditempati," ujarnya.

Safeudin, salah seorang warga lainnya mengatakan, dirinya tidak mengungsi di lokasi ruang sekolah dan memilih untuk mengungsi di rumah saudaranya.

"Saudara saya rumahnya tidak begitu jauh, sehingga kami sekeluarga memilih untuk tinggal sementara di rumah saudara sampai rumah kami selesai diperbaiki," katanya.

Ia mengatakan, kerusakan paling parah akibat angin puting beliung ini berada di Desa Tambak Rejo, dan Tambak Sawah Sidoarjo.

"Sebagian rumah atapnya banyak yang terbawa angin, dan tidak sedikit pula yang rumahnya mengalami kerusakan total," ucapnya.

Sebelumnya, angin puting beliung melanda tiga desa di Kecamatan Waru, Sidoarjo Jawa Timur pada Rabu (22/11) petang. Akibat kejadian ini, ratusan rumah mengalami kerusakan. Rata-rata kerusakan rumah terjadi pada bagian atap yang terbang terbawa angin.

Data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 606 rumah mengalami kerusakan di tiga desa tersebut. Selain itu, sebanyak 30 orang mengalami luka-luka akibat kejadian bencana alam ini.


(ALB)