Emil Dardak Sebut Kehadirannya di BPK 45 bukan Kampanye

Daviq Umar Al Faruq    •    Jumat, 23 Mar 2018 15:35 WIB
pilgub jatim 2018
Emil Dardak Sebut Kehadirannya di BPK 45 bukan Kampanye
Emil Dardak (kanan) menghadiri kegiatan BPK 45 di Malang, Kamis 22 Maret 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menghadiri peringatan HUT ke-85 Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK 45) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 22 Maret 2018. Emil mengatakan kehadirannya untuk menyambung silaturahmi, bukan kampanye.

"Saya datang memenuhi undangan BPK 45. Kebetulan saya juga menjadi bagian di dalamnya," kata Emil yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan DHC BPK 45 Kabupaten Trenggalek itu.

Calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa ini mengaku merasa senang karena bisa menghadiri kegiatan ini. Sebab, Emil telah menganggap BPK 45 sebagai keluarga seperjuangan.

"Saya senang hadir di sini, kalau pun tadi didoakan karena kebetulan maju kan hanya merupakan bagian keluarga besar. Saya berharap semua senior-senior saya di DHD BPK 45 diberikan kesehatan dalam melakukan perjuangan, karena melakukan perjuangan tidak mudah," terang Emil.

Calon wakil gubernur dari pasangan nomor urut satu ini menambahkan DHD BPK 45 bukanlah organisasi politik, namun merupakan organisasi yang memiliki nilai perjuangan luhur. 

Ketua Dewan Harian Nasional (DHN) BPK 45 Letnan Jendral (Purn) Ramli Hasan Basri menegaskan bahwa BPK 45 merupakan organisasi resmi milik negara yang telah ditetapkan lewat Keppres tahun 1984. Sehingga, seluruh anggota yang tergabung di dalamnya harus mengabdi kepada bangsa dan masyarakat dan bisa bersinergi dengan pemerintah.

“Kita adalah lembaga milik negara yang berfungsi sebagi kekuatan pembangunan dan pemersatu bangsa. Organisasi ini bukan ormas ataupun parpol maka pengabdian harus diutamakan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo berharap pengurus BPK 45 mampu menerapkan nilai-nilai kejuangan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting dilakukan karena nilai kejuangan harus bisa menjadi working ideology, sehingga bisa menyelesaikan masalah ketidakadilan yang dihadapi bangsa ini.

“PR besar kita bersama sampai sekarang yakni bagaimana menerapkan komitmen kejuangan dalam kehidupan keseharian kita,” ungkap Pakde Karwo sapaan akrabnya.

Menurutnya, Indonesia patut bersyukur karena nilai-nilai kejuangan dan semangat 45 nya dilestarikan dan dibudidayakan. Karenanya, keberadaan organisasi BPK 45 sangat penting sebab yang diajarkan adalah transformasi nilai bukan hanya sekedar fisik. Nilai-nilai yang  ditekankan yakni tentang kejuangan dan rasa cinta tanah air.

“Rasa nasionalisme atau Aku Cinta Indonesia/ACI itu harus selalu ditanamkan pada berbagai bidang baik produksi, perdagangan, dan budaya,” terangnya.

Selain itu, Soekarwo berpesan BPK 45 harus bisa menyaring segala informasi dengan baik di era keterbukaan informasi saat ini. Apalagi, sekarang banyak beredar berita hoax yang menyebarkan berita tentang kebencian khususnya masalah SARA. Karenanya, semua anggota BPK 45 diharapkan bisa memberikan respon yang tepat pada setiap pemberitaan yang ada. 

“Jangan sampai dengar sesuatu langsung bereaksi, karena organisasi ini semangatnya luar biasa dan mengedepankan semangat api kejuangan,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Malang Rendra Kresna, Pjs Walikota Malang Wahid Wahyudi, Aster Kodam V/Brawijaya Kolonel Czi Wahyono, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Bangun Narwoko, Dewan Kehormatan DHN 45 Jenderal (Purn) Wiyono Suyono, serta sejumlah ketua DHC BPK 45 kabupaten/kota Se-Jawa Timur.


(RRN)