Tingkatkan Produksi Petani, Pemprov Kucurkan Bantuan Lunak Rp100 Miliar

Amaluddin    •    Senin, 16 Oct 2017 17:19 WIB
bantuan
Tingkatkan Produksi Petani, Pemprov Kucurkan Bantuan Lunak Rp100 Miliar
Gubernur Jatim Soekarwo. (MTVN/Amal)

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan mengucurkan dana Rp100 miliar untuk pinjaman lunak bagi petani di wilayahnya. Itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi dan pendapatan petani.

"Kredit disalurkan lewat BRI dengan pinjaman 5 persen perbulan. Dengan pinjaman tersebut, diharapkan teknologi petani dalam mengolah gabah hasil akan meningkat," kata Gubernur Jatim, Soekarwo, di Surabaya, Senin, 16 Oktober 2017.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, mengatakan, pinjaman lunak akan diberikan kepada kelompok petani dengan bunga murah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas produksi pertaniannya dan peningkatan pendapatan petani.

"Kerjasama itu akan dilakukan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di tiga kabupaten yakni, Jombang, Nganjuk dan Mojokerto untuk pengolahan hasil pertanian bersama BRI yang ada di pelosok. Kita akan mencoba dan yang sudah siap adalah 13 Gapoktan yang sudah siap. Rata-rata lahan mereka 210 hektare luas," katanya.

Dengan dana itu, kata Pakde Karwo, kelompok petani bisa digunakan untuk teknologi seperti penggilingan beras, pengeringan dan packaging. Diharapkan petani tidak akan meminjam dana ke rentenir, setelah dapat pinjaman lunak dari Pemprov Jatim itu. "Dana itu juga bisa untuk biaya sewa lahan dan ongkos produksi, dipastikan dua tahun nanti lunas," ujarnya.

Terkait hal itu, kata Pakde Karwo, Pemprov Jatim sudah melakukan seleksi terhadap petani yang ada di tiga kabupaten tersebut (Jombang, Mojokerto dan Nganjuk). "Manajemennya dari BRI. Tidak diserahkan ke Gapoktan. Namanya nilai tambah untuk proses produksi primer sekunder di pertanian," katanya.


(ALB)