36 Desa di Sumenep Rawan Kekeringan

Rahmatullah    •    Kamis, 20 Jul 2017 16:35 WIB
kekeringan
36 Desa di Sumenep Rawan Kekeringan
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Sumenep: Sebanyak 36 desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, rawan kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat desa-desa itu tersebar di 12 kecamatan, yaitu Kecamatan Pasongsongan, Batu Putih, Dasuk, Batang-Batang, Rubaru, Ganding, Lenteng, Pragaan, Bluto, Batuan, Nonggunong dan Kecamatan Gili Genting.
 
Kepala BPBD Sumenep Abd Rahman Riadi menyebut sesuai pemetaan, desa-desa tersebut memang masuk zona rawan kekeringan. Tiap tahun masyarakat desa tersebut mengeluh soal kekeringan, meski begitu belum ada satu desa pun mengajukan permintaan suplai air bersih. 
 
“Di daerah kita juga banyak desa rawan kekeringan. Tiap tahun bencara kekeringan terus melanda,” kata Rahman, Kamis 20 Juli 2017.
 
Menurut Rahman, jika musim kemarau tahun ini berlangsung lama, maka wilayah kekeringan juga akan meluas. Tapi dia berharap hal itu tidak terjadi.

Saat ini memang belum ada desa yang meminta suplai air. Meski begitu, Rahman memastikan BPBD selalu siap siaga untuk mengirimkan air jika ada desa yang membutuhkan.
 
“Yang paling rawan itu di wilayah bagian utara. Tapi kami selalu siap untuk mendistribusikan air jika ada permintaan dari masyarakat,” ujarnya.
 
Dia mengaku telah berkoordinasi dengan PDAM dan Dinas Sosial setempat dalam mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
 
Warga Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Jufri, membenarkan bahwa di daerahnya selalu dilanda kekeringan tiap tahun. Saat kemarau berkepanjangan, tutur dia, warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Bahkan warga harus menempuh jalan berkilo meter untuk mencari air di sumur yang masih belum kering.
 
“Tapi untuk saat ini, air masih mencukupi,” jelasnya.

(ALB)