80 Persen Narkoba di Jatim Dikendalikan dari Lapas

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 26 Jul 2017 14:10 WIB
pemberantasan narkoba
80 Persen Narkoba di Jatim Dikendalikan dari Lapas
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rizal)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Upaya Pemberantasan narkoba sulit terwujud. Pasalnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mencatat hampir 80 persen peredaran narkoba dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Fatkhur Rahman mengungkapkan upaya pemberantasan narkoba di Indonesia harus ditangani secara serius. Kerja sama masyarakat dan aparat harus menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba.

Banyak cara yang dilakukan pengedar untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia, khususnya Jawa Timur. Baik melalui transportasi udara, laut, dan darat. Ironisnya, dari catatan BNNP Jatim, 80 persen peredaran narkoba dikendalikan melalui rutan atau lapas.

"80 persen dikendalikan dari dalam, sisanya dari luar," tegas Fatkhur saat di Sidoarjo, Rabu, 26 Juli 2017.

Selama ini, petugas BNNP Jatim kesulitan saat hendak membersihkan narkoba di dalam lapas. Karena terbentur SOP Kementerian Hukum dan Ham tentang penggeledahan napi di dalam lapas.

"Setiap kali kita melakukan razia di dalam lapas, hasilnya selalu nihil. Tapi buktinya kemarin ada petugas sipir salah satu lapas di Sidoarjo yang kita tangkap usai transaksi," tegasnya.

Yang dimaksud Fathkur adalah sipir Lapas Porong berinisial AR. Dia ditembak petugas lantaran berusaha kabur saat tertangkap tengah bertransaksi di depan RSUD Sidoarjo. 

Fatkhur berjanji akan menindak tegas petugas yang sengaja bermain-main dengan peredaran narkoba. Hingga kini, ada sekitar tujuh sipir yang sudah ditangkap BNNP Jatim terkait peredaran narkotika. Kemudian, ketujuh sipir tersebut diserahkan ke Kemenkumham Jatim untuk dilakukan pembinaan. 


(SAN)