Dua Calhaj Meninggal di RS Haji Surabaya

   •    Rabu, 02 Aug 2017 13:11 WIB
haji 2017
Dua Calhaj Meninggal di RS Haji Surabaya
Ilustrasi. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Surabaya: Dua calon haji (calhaj) meninggal saat proses embarkasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Dua calhaj itu sempat dirujuk dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Haji Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya, Muhammad Budi Hidayat, mengatakan, dua calhaj yang meninggal bernama Samsul bin Tasir, 70, asal Kedung Pring, Kecamatan Mayong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

"Seorang meninggal hari ini bernama Sunyoto bin Satawi, 65 tahun asal Sukosari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur," kata Budi, seperti dikutip Antara, Rabu, 2 Agustus 2017.

Dia mengatakan, Samsul bin Tasir masuk Asrama Haji Surabaya pada Selasa sore 1 Agustus yang menurut jadwal keberangkatan ke Tanah Suci hari ini.

"Tadi malam mengalami sesak nafas di kamarnya, Asrama Haji Surabaya. Sempat dirujuk ke Rumah Sakit Haji Surabaya namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.30 WIB," katanya.

Jenazah Samsul bin Tasir telah dibawa pulang oleh keluarganya pagi tadi dan diinformasikan langsung dimakamkan pada hari ini juga.

Budi menyatakan Samsul bin Tasir memang tergolong calon haji berisiko tinggi yang secara medis terpantau memiliki riwayat penyakit paru obstruktif kronik dan hipertensi.

Sedangkan Sunyoto bin Satawi masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya bersama Kloter 9 pada 29 Juli lalu.

"Rombongannya (Kloter 9) telah berangkat ke Tanah Suci pada 30 Juli namun Sunyoto pada hari itu harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Haji Surabaya karena riwayat penyakit 'malignant neoplasma tongue'," katanya.

Sunyoto dinyatakan meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Menurut Budi secara keseluruhan calon jemaah haji Embarkasi Surabaya yang meninggal sampai hari ini terdata sebanyak enam orang.

Dia merinci, selain dua orang yang meninggal saat proses embarkasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, tiga orang lainnya meninggal di daerah asal sebelum berangkat ke Asrama Haji Sukolilo.

"Selain itu seorang calon haji atas nama Umi Nadhiroh Yunus Husein, usia 71 tahun yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Surabaya meninggal di Madinah pada 29 Juli lalu," katanya.


(ALB)