Honorer Sumenep Mengharap Dukungan Ketua MPR

Rahmatullah    •    Rabu, 06 Sep 2017 12:37 WIB
tenaga honorer
Honorer Sumenep Mengharap Dukungan Ketua MPR
Ketua Forum Honorer K2 Sumenep Abd. Rahman -- MTVN/Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Penantian panjang honorer Kategori 2 (K2) Sumenep, Jawa Timur, terkait nasib mereka belum berakhir. Kini, mereka mengharap dukungan Ketua MPR Zulkifli Hasan untuk dapat mengubah nasib.

"Kemungkinan beliau (Zulkifli Hasan) dalam waktu dekat akan ke Sumenep. Kami sudah siap menyambut beliau. Saya berniat minta dukungan langsung kepada beliau. Saya yakin, jika perjuangan teman-teman didukung beliau, hasilnya akan maksimal," kata Ketua Forum Honorer K2 Sumenep Abd. Rahman, Rabu 6 September 2017.

Rahman menuturkan, puluhan tahun mereka membantu meringankan kerja pemerintah. Tapi, nasib honorer K2 hingga kini masih terkatung-katung dengan upah tak layak setiap bulannya.

Menurut Rahman, honorer K2 hanya ingin segera diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan diangkat menjadi ASN, honorer K2 bakal semakin fokus dengan pekerjaan karena tidak lagi dibebani soal pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Saat ini, lanjut Rahman, ribuan honorer K2 di Sumenep hanya mendapat upah Rp350 setiap bulan. Upah tersebut tentu saja tak cukup, sehingga mereka harus kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ada yang jualan kembang api, ada yang membantu kerabatnnya berjualan di pasar. Pokoknya yang bisa menghasilkan dikerjakan oleh teman-teman, yang penting halal. Kalau bergantung pada insentif pemberian pemerintah daerah, jumlahnya tidak cukup," jelasnya.

Selain jumlahnya sedikit, pencairan insentif seringkali terlambat. Kadang sampai tiga bulan baru cair. Sehingga, honorer harus mencari pinjaman untuk sekadar ongkos transpor.

Berdasarkan data yang dimiliki Rahman, ada 1.401 orang guru dengan status honorer K2 di Sumenep. Selain itu, ada 305 honorer sebagai tenaga administrasi.


(NIN)