Kendaraan Roda Dua Dominasi Laka di Jatim

   •    Jumat, 30 Jun 2017 18:24 WIB
kecelakaan lalinmudik lebaran 2017ramadan 2017
Kendaraan Roda Dua Dominasi Laka di Jatim
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Kendaraan roda dua mendominasi kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Timur pada mudik Lebaran 2017 atau selama "Operasi Ramadniya Semeru 2017".

"Tercatat 833 kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua. Naik dua persen dibanding tahun lalu yang hanya 799 kasus," kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Polisi Ibnu Isticha saat Analisis dan Evaluasi (Anev) OPS Ramadniya Semeru di Surabaya, Jumat 30 Juni 2017.

Ibnu menjelaskan, kasus laka yang melibatkan kendaraan roda dua paling banyak terjadi di lokasi jalan kabupaten dan jalan kecamatan dan melibatkan usia produktif antara 21 sampai 25 tahun. "Sementara ini konsentrasi kami ada di jalur utama, tapi kecelakaan justru banyak terjadi di jalur alternatif. Karena libur panjang, masyarakat hilir mudik tidak jauh, yakni masih di jalan kabupaten menuju luar kota," ujar
Ibnu.

Selain kendaraan roda dua, kecelakaan didominasi oleh mobil penumpang dengan 140 kasus kecelakaan, mobil barang setelahnya disusul oleh bus dengan 20 kasus serta kendaraan tidak bermotor dan kendaraan khusus masing-masing 34 kasus dan satu kasus.

"Secara umum ada kenaikan cukup lumayan untuk kecelakaan lalu lintas di Jatim pada saat arus mudik Lebaran 2017. Tahun kemarin angka kecelakaan pada arus mudik sampai hari H+3 mencapai 506 kasus, sedangkan tahun ini sampai hari H+3 ini sudah mencapai 599 kasus," kata Ibnu.

Ia mengungkapkan, Jalur Pantura seperti Tuban tetap menduduki posisi pertama jalur yang rawan kecelakaan. Selain itu, pada Lebaran tahun ini korban meninggal mengalami kenaikan 10 persen dibanding tahun lalu.

"Penyumbang paling banyak yaitu kasus tabrakan antara mobil Avanza dan Bus di Probolinggo yang menewaskan enam orang," kata dia. (Antara)



(ALB)