Mendikbud Klarifikasi Kostum pada Karnaval Siswa TK di Probolinggo

Rudi UIhaq    •    Senin, 20 Aug 2018 11:42 WIB
radikalisme
Mendikbud Klarifikasi Kostum pada Karnaval Siswa TK di Probolinggo
Mendikbud Muhadjir Effendy, Medcom.id - Daviq Umar

Probolinggo: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mendatangi TK Kartika 569 Probolinggo, Jawa Timur. Muhadjir mengunjungi sekolah yang sempat membuat kontroversi lantaran memakaikan kostum ala mujahid pada siswa-siswanya dalam sebuah karnaval.

Muhadjir datang pada Minggu, 19 Agustus 2018 petang. Sekolah tersebut berada di dalam Komplek Makodim 0820 Probolinggo.

Muhadjir mengklarifikasi soal pemakaian kostum tersebut pada anak-anak peserta karnaval. Anak-anak itu mengenakan pakaian hitam-hitam layaknya pejuang di Timur Tengah, sambil menenteng senjata. Karnaval bertujuan menyemarakkan peringatan HUT ke-73 RI yang digelar pada Sabtu, 18 Agustus 2018.

"Saya harap guru dapat lebih selektif memberikan alat peraga dan properti kegiatan pada anak didiknya, agar tidak salah paham," terang Muhadjir saat berkunjung.

Muhadjir juga meminta orang tua melindungi anak-anak dari paham radikalisme. Apalagi, Jawa Timur menjadi daerah rawan radikalisme setelah rentetan aksi teror terjadi di Surabaya dan Pasuruan.

Ketua Yayasan TK Kartika 569 Probolinggo, Yuliana Tungga Dewi, meminta maaf atas kejadian tersebut. Ia juga berjanji akan lebih berhati-hati untuk menggelar kegiatan.

Pada kunjungan tersebut, Muhadjir memberikan bantuan senilai Rp25 juta pada sekolah. Tujuannya untuk membiayai pembinaan siswa dan perlengkapan sekolah.
 


(RRN)