Pekerja di Sidoarjo Temukan Mortir Aktif Zaman Belanda

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 11 Apr 2018 20:41 WIB
penemuan bom
Pekerja di Sidoarjo Temukan Mortir Aktif Zaman Belanda
Mortir aktif yang diduga diproduksi pada zaman kolonial. Foto: Medcom.id/Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Seorang pekerja Proyek pembangunan kaget saat menemukan mortir di lokasi penggalian proyek di Dusun Cipeples, Desa Singogalih, Kecamatan Tarik Sidoarjo, Jawa Timur. Mortir yang diduga dari zaman Belanda itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dwi Pinuji, 64, asal Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, bekerja di proyek pembangunan box culvert untuk long storage di kawasan Kecamatan Tarik. Dia yang pertama kali menemukan mortir tersebut.

"Saat menggali tanah, dia menemukan benda mencurigakan. Setelah dicek ternyata mortir," kata Kapolsek Tarik AKP Sugianto Rabu, 11 April 2018.

Mortir ini, lanjutnya, ditemukan pada Selasa, 10 April 2018, petang. Namun, dia baru bisa melapor ke petugas keesokan harinya. Mendapat laporan tersebut petugas dari Polsek Tarik bersama Koramil setempat langsung datang ke lokasi.

Melihat kondisinya, mortir yang ditemukan itu merupakan peninggalan Belanda dan masih aktif.

"Saat ditemukan kondisinya sudah berkarat. Ukurannya diameter sekitar 10 sentimeter dan panjang sekitar 50 sentimeter," urainya.

Meski sudah diamankan, mortir tersebut dibiarkan saja tergelatak di lokasi. Temuan mortir langsung dilaporkan ke Polresta Sidoarjo dan dilanjutkan laporan ke tim Gegana Polda Jatim.


(SUR)