Kasus Pemerkosaan Siswi SMP di Sidoarjo Mulai Disidangkan

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 23 Aug 2016 22:32 WIB
pemerkosaan
Kasus Pemerkosaan Siswi SMP di Sidoarjo Mulai Disidangkan
Para pelaku menghadiri sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Selasa (23/8/2016). Foto: Metrotvnews.com/Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Kasus pemerkosaan terhadap siswi SMP mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Selasa 23 Agustus 2016. Sidang yang mengagendakan dakwaan terhadap sembilan terdakwa di bawah umur oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu dilakukan secara tertutup. 

Pantauan di lapangan, kesembilan pelaku di bawah umur ini dihadirkan di ruang sidang. Mereka didampingi orangtua masing-masing. Saat sidang, berkas kesembilan pelaku dipecah menjadi dua. Dengan menggunakan pakaian hitam putih berkopiah, mereka didampingi penasihat hukum dan perwakilan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Sidoarjo. 

JPU Lesya Agatha Natama memegang berkas untuk lima pelaku, yakni CDS (17), AM (16), MFS (16), MFA (16), dan MS (15). Sedangkan JPU Luvi Andriani memegang berkas empat pelaku lainnya, yakni AA (16), IYP (16), MRF (16), dan MRA (16). 

"Sidang kali ini masih dakwaan," kata Kasie Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sidoarjo, I Wayan Sumertayasa, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat disinggung soal peran pelaku, Wayan mengaku masih mendengarkan sejumlah saksi. Wayan mengungkapkan, selain kesembilan anak ini, ada empat pelaku dewasa, yakni WS (19), BP (19), AR (19), dan RPP (19). 

"Ini kan masih pembacaan dakwaan, nantilah pembuktiannya saat mendengarkan saksi-saksi. Keempat pelaku dewasa saat ini masih dalam tahap satu (pelimpahan berkas)," kata dia.

Wayan mengatakan kesembilan anak di bawah umur itu didakaw Pasal 81 Ayat 1 Subsider Pasal 82 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Juncto UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

Mereka saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Sidoarjo, Jawa Timur. 

Pemerkosaan bermula saat pelaku MFA mengendarai sepeda motor sambil membonceng tersangka lain, WS, dan korban, pada Minggu 24 Juli 2016 pukul 17.20 WIB. Mereka menuju ke pangkalan ojek di Puspa Agro. Sampai di lokasi, sudah ada 12 teman MFA dan WS yang sedang berpesta miras. 

Korban sempat ditawari minuman keras, namun ditolak. Karena kesal, salah satu pelaku memaksa korban minum dengan cara merangkul korban dari belakang dan membungkam mulutnya. Akibatnya, korban tidak bisa berbuat apa-apa.

Meski begitu, korban sempat melarikan diri. Namun, para pelaku berhasil menangkap korban. Setelah itu, korban diperkosa 13 pelaku yang merupakan warga Desa Sadang Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.



(UWA)