Terima Rasta tak Layak, Warga: Kalau Protes Takut tak Kebagian Lagi

Nurul Hidayat    •    Selasa, 25 Jul 2017 09:25 WIB
beras sejahtera
Terima Rasta tak Layak, Warga: Kalau Protes Takut tak Kebagian Lagi
Rasta tak layak konsumsi yang diterima warga Kecamatan Bareng dan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur -- MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Warga Kecamatan Bareng dan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendapatkan beras untuk rakyat pra-sejahtera (rastra) tak layak konsumsi. Namun, mereka enggan melayangkan protes ke pihak desa.

"Takut. Nanti kalau protes malah tidak diberi lagi. Jadi, diterima saja walau kondisinya seperti ini," kata Siti, 28, warga Kecamatan Bareng, Selasa 25 Juli 2017.

Siti menuturkan, selama dua bulan terkahir dirinya selalu mendapat rastra yang kondisinya hancur dan berbau apak. Bahkan, tak jarang beras juga berkutu.

"Pernah dulu oleh perangkat desa dikembalikan ke Bulog. Namun, beras penganti yang diberikan Bulog tidak jauh lebih baik dari beras sebelumnya," ujar ibu satu anak ini.

(Baca: Warga Dua Kecamatan di Jombang Terima Rastra tak Layak)

Menurut Siti, warga hanya bisa pasrah menerima rastra yang tak layak komsumsi tersebut. Bagi mereka, yang penting tetap ada beras untuk dimasak.

"Mau bagaimana lagi? Adanya itu, ya tetap dimasak buat makan. Namun, harus diproses lagi agar lebih layak dikonsumsi," imbuhnya.

Senada, Kasiati, 46, mengaku menerima rastra tak layak konsumsi. Warga Kecamatan Wonosalam ini pun mencampur rastra yang ia terima dengan beras premium agar rasanya lebih enak.

"Kita mau protes juga tidak paham alurnya. Nanti kalau protes juga takut dikira cari masalah. Kita kan orang kecil, jadi seadanya saja yang dimasak," pungkasnya.

(Baca: Mensos: Masyarakat Jangan Terima Beras Rastra tak Layak)


(NIN)