Kekeringan di Jombang Terbagi Menjadi Dua Kategori

Nurul Hidayat    •    Selasa, 12 Sep 2017 09:06 WIB
kemarau dan kekeringan
Kekeringan di Jombang Terbagi Menjadi Dua Kategori
Warga di Jombang, Jawa Timur, harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih -- MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Kekeringan yang terjadi di Jombang, Jawa Timur, terbagi menjadi dua kategori. Pertama, kekeringan langka, yaitu tidak adanya air bersih dalam radius satu hingga tiga kilometer dari permukiman.

"Kedua, kekeringan kritis, yakni tidak tersedianya air bersih pada radius tiga kilometer hingga 5 kilometer," kata Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang Gunadi di kantornya, Jalan K.H. Wahid Hasim, Jombang, Selasa 12 September 2017.

Gunadi menjelaskan, sebagian besar wilayah Jombang saat ini masih dalam kategori kekeringan langka. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya terus melakukan droping air bersih kepada daerah terdampak kekeringan.

"Frekuensi pengiriman air bersih tergantung kebutuhan, bisa tiga hari sekali atau dua hari sekali. Tergantung permintaan," terangnya.

Gunadi berharap, warga terdampak kekeringan dapat segera mengajukan permintaan air bersih kepada BPBD. "Caranya cukup dengan mengirim surat ke kantor BPBD," pungkasnya.

Sebelumnya, lima kecamatan di Jombang masuk zona merah kekeringan, yaitu Kecamatan Plandaan, Ngusikan, Bareng, Kabuh, dan Kecamatan Wonosalam. Kekeringan paling parah terjadi di Kecamatan Plandaan dan Ngusikan. Warga di dua kecamatan itu harus berjalan hingga dua kilometer demi mendapatkan air bersih.


(NIN)