Pria yang Gagal Ledakkan ATM di Surabaya bukan Teroris

Syaikhul Hadi    •    Senin, 28 Aug 2017 19:35 WIB
pencurian
Pria yang Gagal Ledakkan ATM di Surabaya bukan Teroris
Ilustrasi penangkapan tersangka - Ant - M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Surabaya: Polisi menangkap seorang pria yang berencana meledakkan mesin ATM di Surabaya, Jawa Timur. Polres Surabaya mengatakan tindakan pria bernama Widodo Saputro, 29, itu bukan aksi terorisme.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, Widodo merupakan warga asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Leonard menegaskan Widodo bukan termasuk jaringan teroris.

"Dia sempat muter-muter di Surabaya. Tapi terlihat kebingungan. Beruntung ada petugas yang saat itu sedang berada di lapangan melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan. Setelah dicek ternyata dia membawa sejumlah alat," jelas Leonard melalui sambungan telepon kepada Metrotvnews.com, Senin 28 Agustus 2017.

Adapun alat-alat itu, yaitu sebuah tabung gas dan tabung oksigen. Menurut Leonard, alat-alat itu untuk meledakkan mesin ATM.

"Itu bukan bom. Alat-alatnya cuma tabung gas dan oksigen. Entah apa istilahnya. Sepertinya bukan bom," ungkap AKBP. Leonard, Senin, 28 Agustus 2017.

Pelaku sengaja membawa alat itu untuk meledakkan brangkas sebuah ATM di Surabaya. Menurut tersangka, ia pernah mencoba meledakkan sebuah brangkas kosong di Semarang, namun gagal.

"Dia beranalisis, obyek yang digunakan atau brangkas kosong tidak ada pemantiknya. Sehingga timbullah rencana meledakkan di mesin ATM langsung. Mungkin dengan mesin ATM itu ada pemantiknya. Itu analisisnya dia," jelasnya.

Penangkapan terjadi pada Rabu malam 23 Agustus 2017. Saat itu, tersangka berada di Jalan Raya Darmo Harapan, Surabaya.

Tersangka menggunakan alat bantu GPS sebagai petunjuk berkeliling di Surabaya. Ia menetapkan beberapa lokasi yang menjadi sasaran.

"Menurut pengakuannya, dia belajar secara otodidak dari situs Internet," tandasnya.

Barang bukti lain, yaitu mesin bor, selang gas, dan empat kartu kredit. Tersangka menggunakan mobil Honda Mobilio warna putih saat berkeliling di Surabaya.


(RRN)