Tersangka Kasus Jalan Gubeng Ambles Bertambah

Amaluddin    •    Kamis, 03 Jan 2019 14:36 WIB
Jalan Gubeng Ambles
Tersangka Kasus Jalan Gubeng Ambles Bertambah
Timbunan di Jalan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Medcom.id/Syaikhul Hadi

Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur kembali menetapkan satu tersangka amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Dua orang tersangka diburu tanggung jawabnya dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini ada dua orang yang sudah kami tetapkan tersangka terkait jalan ambles di Gubeng Surabaya," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Surabaya, Kamis, 3 Januari 2018.

Tersangka pertama berinisial F yang bertugas sebagai bagian perencana proyek basement Rumah Sakit Siloam. Sedangkan peran dan inisial tersangka kedua enggan diungkap Barung. Barung juga tidak menyampaikan alasan tidak mempublikasikan inisial tersangka kedua tersebut. "Nanti saja," ujarnya.

Baca: Perencana Proyek RS Siloam Tersangka Insiden Jalan Gubeng

Kata Barung, penetapan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk saksi ahli. Tim Labfor Polda Jatim juga telah mendatangi lokasi kejadian amblesnya Jalan Raya Gubeng, untuk mengambil sampel sebagai tambahan barang bukti.

"Labfor sudah ke sana lagi hari ini untuk mengambil sampel yang lain. Sampelnya apa?. Nanti kita hasilnya tentu di pengadilan," ujar Barung.

Baca: Lima Orang Bisa Jadi Tersangka Jalan Gubeng Ambles

Menurutnya, proses perbaikan jalan yang telah dilakukan tidak berpengaruh terhadap proses penegakan hukum pidananya. "Gubeng ini kan jalan umum untuk fasilitas publik. Walau pun sudah tidak diperbaiki, Polda tetap melanjutkan proses pidananya," katanya.

Untuk melengkapi proses penyidikan dan barang bukti, Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Jatim juga kembali melakukan pemeriksaan fisik atas amblasnya jalan tersebut. "Labfor ini tidak memeriksa saksi tapi fisik jalan," ujarnya.

Para tersangka akan dijerat pasal dalam Undang-undang kombinasi dari beberapa UU untuk merumuskan kelalaian pihak terkait yang menyebabkan kerugian negara, akibat amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya. Adapun lima Undang-undang yang menjadi landasan Polda Jatim itu, di antaranya UU tentang Jalan tahun 2004, UU No 881 tentang Kitab UU Hukum Pidana, UU Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, dan UU Nomor 8 tahun 2003 tentang Bangunan dan Gedung.

Baca: Jalan Gubeng Surabaya Ambles
 


(SUR)