Sejumlah Rumah di Jember Rusak Akibat Gempa

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 11 Oct 2018 13:21 WIB
gempa bumi
Sejumlah Rumah di Jember Rusak Akibat Gempa
Salah satu rumah warga Jember yang rusak akibat gempa di Situbondo. (Foto: Istimewa)

Jember: Gempa berkekuatan 6,3 skala richter yang mengguncang Situbondo, Kamis, 11 Oktober 2018 dini hari, terasa hingga Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bencana tersebut menyebabkan beberapa rumah di Jember rusak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo mengatakan hingga saat ini ditemukan setidaknya ada enam lokasi yang terdampak kerusakan akibat gempa tersebut.

"Gempa Bumi yang terjadi beberapa kali pukul 01.45 WIB menyebabkan beberapa rumah di Jember rusak," katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 11 Oktober 2018.

Rumah pertama yang rusak berada di Dusun Kemiri Songo RT13/RW05, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember. Atap dan tembok dua kamar di rumah milik Bagimin, 38, ini roboh alias rusak sedang.

"Korban terdampak tiga orang," ujar Heru.

Rumah kedua di Dusun Sumber Rejo RT03/RW03, Desa Pondok Rejo, Kecamatan Tempurejo, Jember. Atap teras roboh dan satu set meja teras tertimpa material di rumah milik Juliyanto, 36. Rumah ketiga ada di Dusun Kemiri RT05/RW01, Desa Pondok Rejo, Kecamatan Tempurejo, Jember. Tembok dapur roboh dan tembok kamar retak di rumah milik Abdul Aziz, 24.

Rumah keempat ada di Dusun Krajan RT01/RW09, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Jember. Rumah milik Moh. Ali, 43, ini hanya mengalami rusak ringan. Rumah kelima ada di Dusun Botosari RT03/RW05, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Jember. Tembok dapur di rumah milik Zainal, 63, ini roboh akibat gempa dan kerugian ditaksir Rp 1 juta.

Lokasi terakhir ada di Dusun Manggis, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Jember. Di sana ada dua rumah rusak sedang dan satu rumah rusak berat.

"Ada sejumlah perabotan dapur dan perabotan yang rusak tertimpa material. Sementara ini korban masih nihil," ungkap Heru.

Heru menambahkan pihaknya saat ini pihaknya segera mengirim tim untuk menilai kerugian rumah warga yang terdampak gempa. Selain melakukan pendataan, timnya juga ikut membersihkan material di rumah yang rusak.

"Titik lokasi terdampak gempa di Jember terpencar. Kurangnya personil membuat pendataan sedikit terlambat," pungkasnya.


(ALB)