Puluhan APK di Sumenep Ditertibkan

Syaikhul Hadi, Rahmatullah    •    Rabu, 12 Dec 2018 20:41 WIB
penertiban
Puluhan APK di Sumenep Ditertibkan
Penertiban alat peraga kampanye di Sumenep, Medcom.id - Rahmatullah

Sumenep: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menertibkan puluhan alat peraga kampanye (APK) pada Rabu, 12 Desember 2018. Komisioner beserta rombongan dari Dishub dan Satpol mengelilingi wilayah Kecamatan Kota untuk menertibkan APK melanggar tersebut.

“Sesungguhnya bukan hanya di Sumenep. Tapi hari ini serentak di Jawa Timur menertibkan APK yang tidak sesuai aturan,” kata Ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris, kepada wartawan.

APK ditertibkan karena tak berizin dan dipasangi paku di pohon. Noris mengaku sengaja mengajak petugas dari Dishub, karena kemungkinan akan ada APK ditempel di badan mobil.

Dalam giat tersebut, Noris menuturkan petugas kesulitan menertibkan APK yang terpasang agak jauh dari permukaan tanah atau yang terpasang di tiang tinggi. Begitu juga APK yang dipaku di pohon. Termasuk juga yang ditempel di tiang listrik menggunakan perekat.

“Kasihan juga kepada teman-teman Saptol PP yang mau menertibkan baliho di tiang tinggi itu,” ujar dia.

Selebihnya, Noris mengatakan tim penertiban dibagi dua kelompok. Semuanya dikerahkan untuk menyisir dan menertibkan APK yang melanggar.

Dia mengimbau para kontestan Pemilu 2019 mengikuti aturan pemasangan APK yang berlaku.

Pemasangan APK tak sesuai aturan juga diduga terjadi Penyisiran juga dilakukan Bawaslu Sidoarjo. Bawaslu akan melakukan pencopotan paksa bila belum ada pembenahan.

"Banyak alat peraga yang melanggar. Seperti dipasang di pohon-pohon, dipaku, tiang listrik, melintang di bahu jalan, sempadan sungai, ruang terbuka hijau, dan ditempat-tempat ibadah," ujar Komisioner Bawaslu Sidoarjo Muhammad Rosul.

Pihaknya sudah memanggil peserta pemilu dan memberikan pengarahan terkait pemasangan APK. Dalam rapat koordinasi itu, pihaknya mengingatkan agar peserta pemilu menertibkan sendiri APK yang dinilai melanggar.

"Jauh-jauh hari sudah kami beri arahan terkait pemasangan itu. 
Jadi, sebelum dicopot secara paksa. Kami memberikan kesempatan bagi mereka untuk menertibkan atau membetulkan sendiri," terangnya.

Meski demikian, Bawaslu akan tetap melakukan pencopotan secara paksa jika sesuai batas waktu yang ditentukan APK yang dinilai melanggar masih belum juga dibetulkan. 

"Kami sudah koordinasi dengan pihak berwenang jika sewaktu-waktu akan dilakukan penertiban. Kami meminta agar peserta pemilu mentaati semua peraturan-peraturan yang ada," tandasnya. 


(RRN)