GP Ansor Ikut Laporkan Sukmawati ke Polisi

Amaluddin    •    Selasa, 03 Apr 2018 18:36 WIB
Kasus Hukum Sukmawati
GP Ansor Ikut Laporkan Sukmawati ke Polisi
Sukmawati Soekarnoputri. (ANT/ WIdodo S Jusuf)

Surabaya: Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) melaporkan Sukmawati Soekarnoputri terkait puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakannya pada peringatan 29 tahun Anne Avantie berkarya untuk Indonesia. Laporan untuk mengantisipasi keributan dan mengakhiri kegaduhan di masyarakat.

"Kami tadi sudah ke Polda Jatim meneruskan perintah PWNU untuk menindaklanjuti sekaligus melapor pernyataan tentang penyampaian puisi Sukmawati," kata Ketua PW GP Ansor Jatim, Rudi Tri Wahid, dikonfirmasi, Selasa, 3 April 2018.

Rudi berharap dengan adanya laporannya polisi bisa mengantisipasi keributan dan mengakhiri kegaduhan di masyarakat. Dia juga berharap polisi segera memprosesnya secara hukum. 

"Jadi kami percayakan ini kepada polisi untuk ditindaklanjuti dan diproses," ujarnya.

Baca: Sukmawati Soekarnoputri Dilaporkan ke Polisi

Karena itu, Rudi berharap masyarakat tidak terprovokasi puisi yang dibacakan oleh Sukmawati. Ia juga meminta masyarakat menyerahkan persoalan itu kepada pihak berwajib untuk kemudian diproses. "Biar masalah ini ditangani polisi, kita serahkan saja ke pihak berwenang untuk memproses lebih lanjut," kata Rudi.

GP Ansor, lanjut Rudi, berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Rudi berulang kali berharap kepada polisi untuk segera memproses permasalahan itu sampai tuntas, agar tidak menambah kegaduhan dan keresahan masyarakat.

"Kita tahu bahwa negara kita adalah negara hukum. Maka itu polisi sebagai penegak hukum harus bisa menyelesaikan ini dengan baik, biar tidak ada kegaduhan," kata Rudi.

Baca: PWNU Jatim Kecewa Puisi Sukmawati

Selain dilaporkan ke Polda Jatim, Sukmawati juga telah dilaporkan seseorang bernama Denny Adrian Kushidayat ke Polda Metro Jaya. Dia melaporkan Sukmawati atas tuduhan penistaan agama.

Denny menilai Sukmawati telah membandingkan syariat Islam dengan pemakaian konde. "Melalui video saat dia berkata, 'syariat Islam disandingkan dengan syariat konde' nyanyian kidung Ibu pertiwi lebih indah daripada azanmu.' Kalau bicara azan meremehkan Tuhan, ada lafaz Allah di situ," jelas Denny.

Sukmawati Soekarnoputri unjuk kebolehan di acara memperingati 29 tahun desainer ternama Anne Avantie berkarya di Indonesia. Peringatan itu berlangsung di gelaran Indonesian Fashion Week (IFW) Jakarta, Kamis, 29 Maret 2018.

Sukmawati menciptakan puisi yang menceritakan keindahan Indonesia. Putri Proklamator Indonesia Soekarmo itu membacakan puisi karyanya di depan tamu IFW Jakarta. Berikut puisinya:

Ibu Indonesia
 
Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut
 
Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia
 
Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azanmu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi
 
Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.



(ALB)