Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp3,7 Miliar untuk Penanggulanan Bencana

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 29 Nov 2017 18:14 WIB
banjirbencana banjir
Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp3,7 Miliar untuk Penanggulanan Bencana
Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito saat memaparkan status Tanggap Darurat atas kondisi Banjir di Sidoarjo, Rabu, 29 November 2017. Foto: Metrotvnews.com / Syaikhul Hadi

Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menaikkan status siaga menjadi tanggap darurat per hari ini, Rabu, 29 November 2017, karena bencana banjir yang menerjang tiga kecamatan. Sebanyak Rp3,7 miliar dana belanja tak terduga disiapkan untuk menghadapi bencana yang terjadi

"Sudah kita siapkan dananya yang diakses dari dana belanja tak terduga senilai Rp. 3,7 miliar," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Dwijo Prawito, Rabu, 29 November 2017.

Anggaran itu diperuntukkan segala macam bantuan bagi korban bencana seperti banjir. Saat ini pihaknya tengah menyiapkan posko penanganan bencana yang difokuskan dibeberapa titik lokasi bencana.

(Baca: Pemkab Sidoarjo Tetapkan Status Tanggap Darurat)

"Posko bencana itu, diantaranya, konsumsi, kesehatan, tempat pengungsian, dapur umum, dan lain-lain. Semuanya jadi satu di Posko bencana itu," jelasnya.  

Beberapa desa di kecamatn Porong juga tergenang banjir. Di antaranya desa Candi Pari, Wunut, Pesawahan, Pamotan, Kesambi, dan Deboto. BPBD Sidoarjo masih belum mendata berapa rumah yang tenggelam akibat banjir. Hanya saja, di Kecamatan Porong perkiraan jumlah korban mencapai 3.072 KK.

(Klik: Terendam Banjir, Rel di Porong akan Ditinggikan)

Sementara Kecamatan Tanggulangin yang tergenang banjir, di antaranya desa Gagang Panjang, Ketegan, Randegan, dan Kali Tengah. Sedangkan di Kecamatan Candi yang terdampak yaitu desa Karang Tanjung, Sumorame, Balong Gabus, dan Kali Pecabean.

Dari sekian banjir yang menggenangi desa di tiga kecamatan di Sidoarjo, ada lokasi yang dinilai termasuk lokasi banjir parah seperti di desa Sumorame, dan desa Kalipecabean. Pihaknya membuat dua posko di Kecamatan Candi yang fokus di dua desa tersebut.

Status Tanggap Darurat ini akan diberlakukan per hari ini hingga dua pekan kedepan. Harapannya, banjir yang menggenangi kawasan Sidoarjo bisa segera surut. Dan korban bencana banjir tidak bertambah banyak.


 


(SUR)