Tol Pandaan-Malang Ditargetkan Beroperasi Awal 2019

Daviq Umar Al Faruq    •    Senin, 12 Nov 2018 13:53 WIB
infrastruktur
Tol Pandaan-Malang Ditargetkan Beroperasi Awal 2019
Ilustrasi Jalan tol fungsional Lawang-Karanglo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pasuruan: PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) optimistis Jalan Tol Pandaan-Malang dapat diselesaikan tepat waktu. Jalan tol sepanjang 38,48 kilometer ini ditargetkan sudah dapat beroperasi pada awal 2019 mendatang.

Direktur Utama PT JPM, Agus Purnomo menyampaikan Tol Pandaan-Malang sudah hampir rampung. Hingga saat ini progres konstruksi secara keseluruhan untuk jalan tol tersebut sudah mencapai 70 persen.

“Sedangkan untuk Seksi 1, 2, dan 3 telah mencapai sekitar 82 persen. Memang yang kami kejar untuk operasional adalah Seksi 1, 2, dan 3," katanya, Senin 12 November 2018.

Adanya Tol Pandaan-Malang ini diharapkan mampu mengurai kemacetan kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang, begitu pula sebaliknya. Sebab, kemacetan sering terjadi di kawasan tersebut, terutama saat jam kerja.

"Jadi nantinya dari Surabaya menuju Malang atau Batu bisa keluar di Singasari. Jadi, bisa memangkas kalau hari-hari libur dari Surabaya ke Malang bisa tiga sampai lima jam, nanti bisa hanya satu jam,” tambahnya.

Jalan Tol Pandaan-Malang dapat dibilang cukup strategis karena jalur Malang-Surabaya selalu dipadati kendaraan. Terutama saat weekend atau libur karena banyak warga yang ingin mengunjungi kawasan wisata di Malang atau Batu.

"Kami berharap dengan adanya jalan tol ini akan berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian wilayah setempat, terutama Kota Malang yang saat ini sangat diminati sebagai destinasi wisata," pungkasnya.

Sebagai informasi, dengan nilai investasi mencapai Rp 5,97 triliun, Jalan Tol Pandaan-Malang terdiri atas lima seksi. Yakni Seksi 1 Pandaan-Purwodadi, Seksi 2 Purwodadi-Lawang, Seksi 3 Lawang-Singosari, Seksi 4 Singosari-Pakis, dan Seksi 5 Pakis-Malang.




(ALB)