Lebih 200 Ribu Tanah di Surabaya tak Dilengkapi Sertifikat

Amaluddin    •    Selasa, 27 Sep 2016 18:19 WIB
pertanahan
Lebih 200 Ribu Tanah di Surabaya tak Dilengkapi Sertifikat
Ilustrasi sertifikat tanah, Ant

Metrotvnews.com, Surabaya: Sertifikasi menimbulkan masalah sengketa kepemilikan tanah. Bahkan di Surabaya, Jawa Timur, tak semua tanah milik warga dilengkapi dengan sertifikat.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil, mengakui lebih 600 ribu bidang tanah bertebaran di Surabaya. Sayangnya hanya 60 persen yang dilengkapi dengan sertifikat.

"Yang belum bersertifikat sebanyak 224.067 bidang tanah," kata Sofyan di Surabaya, Senin (26/9/2016).

Sofyan menilai sertifikasi itu penting. Tujuannya kepemilikan tanah memiliki ketetapan hukum. Sehingga, sengketa kepemilikan tanah dapat dihindarkan.

Sofyan mengatakan Surabaya akan menjadi pelopor program sertifikasi tanah. Artinya, pada 2017, tak ada lagi tanah tak bersertifikat di Surabaya.

"Sehingga pemilik tanah dapat lebih nyaman untuk berinvestasi," lanjut Sofyan.

Bahkan, kata Sofyan, BPN menggelar pelayanan one service untuk mempermudah warga mengurusi sertifikat tanah.

Selain Surabaya, program serupa pun digelar di DKI Jakarta dan Kepulauan Riau. Hingga kini, 100 juta bidang tanah belum bersetifikat.


(RRN)