Empat Korban Perahu Miring di Sumenep Ditemukan

Antara, Rahmatullah    •    Minggu, 11 Mar 2018 10:54 WIB
kapal tenggelam
Empat Korban Perahu Miring di Sumenep Ditemukan
Tim saat mencari korban perahu miring di perarian Pulau Sapeken Sumenep - Foto: Humas Polres Sumenep

Sumenep: Empat korban hilang perahu miring di perairan Pulau Sapeken, Sumenep Jawa Timur, sudah ditemukan pagi ini, Minggu, 11 Maret 2018. Keempatnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Mayat dievakuasi ke posko Sapeken untuk diidentefikasi oleh tim medis. Selanjutnya, tim melanjutkan pencarian ke lokasi yang lain," kata Camat Sapeken, Muhamad Sahlan, Minggu pagi.

Menurut Sahlan, tim pencari korban berangkat pukul 06.00 WIB untuk menyisir perairan sekitar lokasi kejadian. Tim mendapatkan informasi yang menyebut dua korban telah ditemukan oleh perahu kepala desa dan perahu lainnya.

(Baca: Balita Korban Perahu Miring Kritis)

Dalam pencarian korban hilang ini, tim pencari dibagi menjadi 13 sektor yang terdiri dari berbagai unsur.

Empat korban yang sebelumnya dinyatakan hilang tersebut adalah Maya Puspita Dewi 16, Nur Fadilah, 16, Nur Khalik Mahmudi, 16, dan Fathul Arifin, 16. Keempatnya merupakan warga Desa Sapeken dan tercatat siswa/siswi kelas X Madrasah Aliyah di Ponpes Abu Hurairah Sapeken.

Perahu "Kota Baru" yang mengangkut 33 penumpang miring saat berada di perairan barat Pulau Saredeng Besar, Sapeken. Insiden yang terjadi pada pukul 14.45 WIB, Kamis, 8 Maret 2018, mengakibatkan sebagian penumpangnya tercebur.

Perahu nahas tersebut bertolak dari dermaga di Desa Sapeken pada pukul 14.15 WIB dengan tujuan Desa Tanjung Kiaok, Sapeken.

(Baca: Tiga Korban Perahu Miring di Sumenep Dirujuk ke Bali)
 


(SUR)