Bukan hanya Apotek, Dinkes Jombang Juga Awasi Tukang Jamu

Nurul Hidayat    •    Jumat, 16 Sep 2016 12:49 WIB
obat palsu
Bukan hanya Apotek, Dinkes Jombang Juga Awasi Tukang Jamu
Ilustrasi obat-obatan, Ant

Metrotvnews.com, Jombang: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengklaim rutin mengawasi peredaran obat di sejumlah apotek. Itu bertujuan mengantisipasi peredaran obat palsu dan kedaluwarsa di Jombang.

Kepala Bidang Farmasi Makanan dan Minuman (Farmamin) Dinkes Jombang, Nur Khamalia, mengatakan pengawasan berlangsung setiap tiga bulan sekali. Dinkes menurunkan tim memeriksa obat-obatan yang beredar di apotek.

"Pengawasan dilakukan pada apotek dan rumah sakit yang terdaftar dan mengantongi izin dari Dinkes," kata Nur ditemui di kantornya, Jumat (16/9/2016).


(Kantor Dinas Kesehatan Jombang, MTVN - Nurul Hidayat)

Bukan hanya itu, Dinkes juga mengawasi aktivitas tukang jamu. Petugas mengecek bahan dan ramuan jamu tradisional. 

"Pengawasan dilakukan pada malam hari. Sebab mayoritas pedagang jamu baru berjualan di sore hari," kata Nur.

Baca: Satgas Obat Palsu Segera Dibentuk

Kepala BPOM Penny K Lukito mengakui tak dapat mengawasi peredaran obat ilegal, palsu, dan kedaluwarsa sendirian. Lantaran itu, ia mengimbau masyarakat lebih disiplin memerhatikan kemasan, izin edar, dan masa berlaku produk. Bila menemukan kejanggalan, Penny berharap masyarakat sadar untuk melaporkan temuan tersebut ke pemerintah maupun kepolisian.

Berikut video berita melindungi generasi dari obat palsu:




(RRN)