Crisis Centre Korban First Travel bakal Dibuka di Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 29 Aug 2017 12:43 WIB
kemelut first travel
Crisis Centre Korban First Travel bakal Dibuka di Sidoarjo
Barang bukti terkait kasus penipuan PT First Travel di Bareskrim Polri, Selasa 22 Agustus 2017, Ant - Reno Esnir

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, mendapat laporan warga yang menjadi korban penipuan perjalanan umrah First Travel. Polresta pun berencana membuka crisis centre untuk melayani para pelapor.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Himawan Bayu Aji mengatakan sebanyak 4.148 warga mendaftar pemberangkatan umrah melalui First Travel cabang Sidoarjo. Namun sebanyak 2.502 warga belum berangkat ke Tanah Suci.

Baca: Pencabutan Izin PT First Travel Semakin Membuat Calon Jemaah Resah

Himawan mengatakan mendapat laporan dari sembilan perwakilan korban. Untuk memudahkan komunikasi dan tindak lanjut, Kapolres bakal membuka crisis centre.

"Tetap akan kami tindak lanjuti terkait pengaduan itu," ujar Himawan di Mapolrestabes Sidoarjo, Selasa 29 Agustus 2017. 

Crisis centre bertugas mengumpulkan data korban dan menganalisis tindak pidana yang diperlukan. Lalu penyidik akan melakukan penyelidikan.

"Termasuk meminta keterangan dari agen perjalanan umroh first travel," tegasnya.

Lihat video:



(RRN)