Target Tanam Tembakau di Sumenep Belum Tercapai

Rahmatullah    •    Jumat, 25 Aug 2017 16:34 WIB
tembakau
Target Tanam Tembakau di Sumenep Belum Tercapai
Ilustrasi petani tembakau. (FOTO: ANTARA/ANIS)

Metrotvnews.com, Sumenep: Target tanam tembakau di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, seluas 21.893 hektare belum tercapai. Hingga Agustus ini realisasi tanam baru mencapai 14.230,45 hektare. Padahal tiap hektare ditarget memproduksi 5 kuintal.

“Target tanam tembakau di daerah kita belum tercapai,” terang Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Sumenep, Abd Hamid, Jumat 25 Agustus 2017.
 
Menurut Hamid, penyebab tidak tercapai target produksi karena anomali cuaca di awal tanam pada Juni lalu. Waktu itu, kata dia, sering turun hujan yang menyebabkan tembakau bermasalah. Cuaca baru mulai nomal ketika memasuki bulan Juni.

Begitu juga dengan tahun lalu. Target produksi tembakau tidak tecapai. Seluas 8 ribu hektare area tanam tembakau yang ditetapkan, hanya terealisasi di atas 2 ribu hektare. Penyebabnya juga sama, yaitu cuaca yang tidak mendukung.
 
Sementara yang biasa membeli tembakau petani Sumenep ada tiga gudang. Tapi yang kini telah beroperasi hanya dua gudang.
 
“Satu gudang belum menyampaikan surat ke dinas,” tutur Hamid.
 
Dia berharap semua gudang memperpanjang masa pembelian tembakau. Jika gudang terburu-buru, dia khawatir petani juga akan kesusu memanen tembakau, dan itu akan berdampak pada kualitas tembakau.
 
“Biarkan petani memanen di saat yang tepat, sehingga kualitas termbakau terjamin,” terangnya.
 
Saat ini, kata Hamid, harga terendah tembakau Rp20 ribu per kilo gram (kg), sementara tertinggi Rp50 ribu per kg. Dan berdasarkan survei yang dilakukan, tembakau petani musim ini rata-rata berkualitas bagus, sehingga dia yakin tembakau tersebut akan laku mahal.


(ALB)