Ratusan KIS Warga Surabaya Berserakan di Sungai Blitar

   •    Minggu, 23 Jul 2017 13:56 WIB
kartu indonesia sehat
Ratusan KIS Warga Surabaya Berserakan di Sungai Blitar
Foto ilustrasi. (Media Indonesia/Ramdani)

Metrotvnews.com, Blitar: Seorang warga menemukan ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan alamat warga Surabaya, di tepi sungai desa Gandusari, Kabupaten Blitar. Polisi masih mendalami temuan KIS lantaran jarak Surabaya-Blitar sekira 146 kilometer.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengemukakan, telah menerima laporan tentang temuan KIS tergeletak berserakan di tepi sungai dusun Rejosari, desa/kecamatan Gandusari. Laporan awal, warga menemukan 110 KIS. Kartu itu berada di dalam kantong plastik.

Ia mengatakan, kartu itu ditemukan oleh Kasih Indrawati, 34, warga setempat. Yang bersangkutan awalnya hendak pergi ke sungai di dekat rumahnya dan melihat ada bungkusan plastik yang ternyata berisi KIS.

KIS itu mayoritas identitasnya warga Surabaya. Salah satunya dengan nama Ismail Sisin, warga Siwalan Tengah, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. 

Petugas, kata dia, kembali melakukan penyisiran dan menemukan lagi 26 kartu serta sejumlah bekas amplop kartu yang sudah hancur terendam air. Dengan temuan baru setelah penyisiran itu, secara total KIS yang diamankan polisi mencapai 143 kartu.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait dengan temuan KIS, apakah ada kesengajaan dibuang atau tidak. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk mengusut asal muasal kartu tersebut.

"Kami belum mengetahui pemilik barang tersebut serta keasliannya. Kami masih koordinasi dengan dinas kesehatan untuk menelusuri pemilik barang itu," ujar Slamet seperti dikutip Antara, Minggu, 23 Juli 2017.

Sementara itu, Kasih, penemu kartu itu mengaku awalnya ia melihat ada banyak tumpukan sampah di dekat sungai. Ia kaget setelah dibuka ternyata isinya KIS. Sampah itu diketahui sudah beberapa hari di tepi sungai.

"Saya lihat di sungai banyak sampah, ternyata banyak KIS. Jumlah awal saat dihitung ada 110. Saat ditemukan, kartunya juga banyak yang hancur, mungkin juga hanyut," katanya.

Kasih juga mengaku telah mengunggah temuan itu ke jejaring sosial Facebook. Selain itu, ia juga berharap, jika kartu itu memang asli dan datanya benar, warga bersangkutan bisa secepatnya mengambil. Terlebih lagi, KIS juga sangat dibutuhkan warga kurang mampu.


(SAN)