Demokrat Isyaratkan tak Dukung Gus Ipul di Pilgub Jatim

Amaluddin    •    Selasa, 05 Sep 2017 19:27 WIB
pilgub jatim 2018
Demokrat Isyaratkan tak Dukung Gus Ipul di Pilgub Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. MTVN/Rahmatullah

Metrotvnews.com, Surabaya: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul hampir 10 tahun memimpin Jatim mendampingi Soekarwo. Meski demikian, Soekarwo sama sekali tak memberi garansi Partai Demokrat akan memberikan dukungan kepada Gus Ipul yang telah memutuskan bakal maju di Pilgub Jatim 2018 mendatang.

"Gak ada sinyal (dukung Gus Ipul)," kata Ketua DPD PD Jatim, Soekarwo, di Surabaya, Selasa, 5 September 2017.

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu tak memberi garansi kepada Gus Ipul, karena semua keputusan soal bakal Cagub ada di Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat. Menurut dia, wewenang untuk mengusung cagub sepenuhnya ada di DPP. 

"Kewenangannya ada di DPP. Jika DPP ingin menambah (mengusung calon sendiri) ya itu kewenangan DPP," katanya.

Ada lima Bacagub yang mendaftar untuk Pilkada Jatim dari Partai Demokrat. Mereka yaitu La Nyalla Matalitti, Nurwiyatno, Syafiin, Saifullah Yusuf, dan Nurhayati Assegaf. Nantinya, kata Pakde Karwo, DPP PD bersama majelis tinggi akan menggelar rapat pada tanggal 6 September mendatang untuk membahas siapa kandidat yang bakal diusung oleh Demokrat. "Kami belum tahu persisnya, nanti akan dibahas di DPP," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Demokrat Jatim Renville Antonio mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan seluruh DPC Demokrat se-Jatim untuk mendengarkan visi dan misi para calon gubernur tersebut. "Nanti mereka didepan panelis dari akademisi kampus akan memaparkan visi dan misinya yang juga dihadapan para pengurus DPC Demokrat se-Jatim,"ungkapnya sebelumnya.

Kemudian lanjut Renville, setelah dilakukan pemaparan tersebut pihaknya segera mengirimkan nama-nama kandidat ke Majelis Tinggi partai. "Hasil uji visi dan misi didepan panelis dan DPC se Jatim ini juga akan dilampirkan untuk diajukan ke Majelis Tinggi untuk pertimbangan,"ungkap pria yang juga wakil ketua Komisi C DPRD Jatim.



(ALB)